Pemkot Jaktim Siap Hadapi Prakiraan Banjir

Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Timur, Budhy Novian (Foto:Hamzah)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur mengaku telah siap menghadapi musim penghujan di akhir tahun 2021. Hal itu disampaikan pasca apel kesiapsiagaan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menyiapkan 250 personel untuk mengatasi prakiraan banjir dimusim penghujan yang diprediksi terjadi pada akhir tahun 2021.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan 250 personel tersebut terdiri dari satuan tugas yang bergerak di 10 Kecamatan se-Jakarta Timur.

“Kita terjunkan 250 dulu dari 10 kecamatan Jakarta Timur. Nanti apabila ada kondisi mendesak seperti banjir yang dahsyat. Mungkin kita akan menambahkan personil baru lagi sebanyak 250 personil. Jadi total yang akan siap siaga banjir 500 personil,” ungkap Budhy kepada RRI.co.id pada Kamis (14/10/2021).

Ia menyebut fungsi satpol PP pada kesiapsiagaan banjir yaitu untuk mengevakuasi warga yang terjebak dan melakukan pengamanan diwilayah terdampak.

“Kita nanti bersama 3 pilar, Pemkot, TNI, dan Polisi bergerak untuk mengevakuasi warga yang berada dirumah ketika terjebak dengan banjir,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dalam upaya pananganan banjir, pihaknya akan dilengkapi prasarana penunjang seperti dayung 48 unit, helm perahu 30 unit, motor tempel 14 unit, life jaket 63 unit, pelampung 123 unit, tali tambang 11 buah dan lampu senter 12 buah.

“Semua perlengkapan untuk mengatasi banjir sudah kita siapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Timur, M Anwar yang menyebut telah melakukan normalisasi terhadap waduk yang ada di seluruh wilayah Jakarta Timur.

“Kami telah membuat sumur resapan sedalam 20 meter yang mampu menyerap air hingga 10.000 liter dalam waktu 30 menit. Seperti di jalan DI Panjaitan, 36 sumur resapan sudah kita bangun. Alhamdulillah, wilayah tersebut sudah tak lagi banjir,” kata Walikota.

Ia menerangkan, banjir telah teratasi yaitu adanya penurunan jumlah titik banjir dari tahun 2020 hingga 2021.

“Pada tahun 2020 lalu terdapat 63 titik banjir di 63 kelurahan jakarta timur, sedangkan pada awal 2021 menurun dan hanya 18 kelurahan yang terdampak. Alhamdulillah. Kami akan terus memaksimalkan upaya penanganan banjir di wilayah Jakarta Timur,” pungkasnya. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00