FOKUS: #PPKM MIKRO

HUT Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Ribut Langsung Diangkut

Mahasiswa unjuk rasa perihal Peraturan Bupati Nomor 47 tahun 2018 tentang pembatasan jam operasional angkutan tambang saat peringatan HUT Kabupaten Tangerang. Puluhan orang ditangkap aparat keamanan (Aen/RRI)

KBRN, Tangerang : Hari jadi atau HUT Kabupaten Tangerang ke-389 tahun diwarnai kericuhan di depan Kantor Bupati, Jalan Somawijaya, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. 

Kericuhan terjadi diduga saat puluhan mahasiswa Tangerang dari berbagai kelompok menggelar aksi yang menuntut penuntasan segala persoalan di Kabupaten Tangerang, Banten.  

Para mahasiswa itu meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera menyelesaikan persoalan, salaqh satunya Peraturan Bupati Nomor 47 tahun 2018 tentang pembatasan jam operasional angkutan tambang. 

Namun, mereka dihadang oleh puluhan aparat keamanan untuk memasuki gedung tersebut, sehingga berujung saling dorong dengan aparat kepolisian.

Usai saling dorong, beberapa mahasiswa diamankan aparat dari Polres Tangerang Kota.  

Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Tangerang, Widodo mengatakan, terdapat lima kelompok mahasiswa dari berbagai organisasi yang menyampaikan aspirasi di kegiatan HUT Kabupaten Tangerang, dimana dalam kondisi pandemi Covid-19 kerumunan masih dilarang.  

"Aspirasi boleh tapi dengan cara-cara yang baik. Karena kondisi dorong-dorongan ya mahasiswa diangkut, diamankan ke Polres," ujarnya kepada awak media di likasi kejadian, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (13/10/2021). 

Pihaknya tidak mengetahui berapa total mahasiswa yang digelandang kepolisian, karena saat itu pihaknya tengah fokus back-up mengamankan berjalannya aksi tersebut. 

"Saya enggak tahu ada berapa. Tapi itu (yang diamankan) ada satu mobil penuh. Itu tersebar dari lima kelompok. Yang dua lagi di gedung DPRD sedang dijaga. Di Kantor Bupati sudah diangkut," jelasnya. 

Sementara, Wakapolresta Tangerang Kabupaten, AKBP Leonard M Sinambela membenarkan pihaknya melakukan pengamanan unjuk rasa.

Namun, saat ditanya berapa jumlah massa aksi yang diamankan, dirinya enggan menjelaskan. 

"Ya, Polresta Tangerang mengamankan unjuk rasa, terima kasih. Polresta Tangerang mengamankan unjuk rasa," tutupnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00