FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Pelajar Covid-19, Kota Tangerang Tutup 15 Sekolah

Ilustrasi/ Antara

KBRN, Tangerang: Kepala Dinas Pendidikan (Dindik), Kota Tangerang Jamaluddin mengungkapkan, sesuai dengan SOP, jika ditemukan warga sekolah yang terpapar Covid-19, sekolah tersebut harus ditutup sementara. 

“Maka, sudah Dindik perintahkan per hari ini, 15 sekolah tersebut ditutup sementara selama seminggu. Dindik sudah koordinasi dengan Dinkes sebagai ahlinya, dan ditentukan penutupan selama dua minggu dinilai cukup,” ungkap Jamaluddin, Kamis (30/9/2021). 

Ia pun menegaskan, selama penutupan, 15 sekolah tersebut akan menjalani sterilisasi. Selain itu, Dindik akan turun langsung untuk memperkuat protokol kesehatan dan sarana prasarana pendukungnya. 

“Sebelumnya sekolah yang PTM telah membentuk satgas Covid-19 di masing-masing sekolah. Dengan kejadian ini, seluruh sekolah yang menerapkan PTM diwajibkan membentuk Satgas Covid-19 di setiap kelas tanpa terkecuali,” ujarnya. 

Hal itu diamini Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Dia menegaskan, seluruh guru di SMP negeri dan swasta harus divaksin Covid-19 saat hendak mengajar secara langsung di sekolah. 

Penegasan itu merupakan tindak lanjut dari ditemukannya 25 murid, satu guru, dan satu staf tata usaha (TU) yang positif Covid-19. 

Selain untuk mencegah penularan virus asal China itu di sekolah, Arief juga mengaku, masih ada guru yang belum divaksin hingga saat ini. 

"Kita mewajibkan yang di sekolah harus divaksin, karena ada beberapa laporan guru yang belum divaksin. Padahal kan semua vaksin sudah bisa untuk beberapa jenis penyakit," tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar swab acak massal di 18 sekolah dan berhasil mengumpulkan 873 sampel, mulai dari siswa, guru, hingga petugas sekolah, pada 27-28 September kemarin. 

Hal itu sebagai langkah testing dan tracing selama ditrrapkamnya pembelajaran tatap muka (PTM) pada 100 sekolah negeri dan swastavyabg baru berjalan satu bulan. 

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengungkapkan, hasilnya ditemukan 27 warga sekolah yang terkonfirmasi positif covid-19. Diantaranya, 25 pelajar, satu guru dan satu pegawai tata usaha dari 15 sekolah. 

“Hasilnya tidak membahayakan, pasalnya semua yang terpapar tercatat sudah mendapat vaksinasi. Sehingga mereka terekam medis dalam kondisi OTG dan gejala ringan dengan CT value yang tinggi. Maka, potensi penularannya cukup rendah,” ujarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00