Usulan Pembangunan Tol Trans-Madura Tunggu Keputusan Pusat

KBRN, Pamekasan: Belakangan ini muncul wacana terkait pembangunan jalan Tol Trans Madura, bahkan beberapa hari yang lalu, digelar Focus Group Discusion (FGD) dengan tema urgensi pembangunan Tol Trans Madura di  Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, yang mengundang sejumlah tokoh, akademisi, ulama dan pemangku kebijakan di Madura.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, belum ada keputusan dari pemerintah pusat dan masih dalam tahap FGD.

"FGD dulu, dan dulu kayaknya pemerintah pusat mau bangun juga pelebaran jalan atau tol itu, dan itu belum diputuskan, kan tidak APBD itu, mana yang terbaiklah," ucapnya, Senin (20/9/2021). 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ismail menuturkan, kalau dilihat dari hasil kajian dalam FGD itu, pembangunan jalan Tol Trans Madura ini memang sangat diperlukan, guna percepatan pertumbuhan ekonomi dan mengatasi kemacetan di wilayah Madura. 

Ismail menyampaikan, dalam kajian itu juga sudah dijelaskan kebutuhan tol untuk menghubungkan Kabupaten Sumenep hingga Bangkalan panjanganya kurang lebih 130,14 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp22 triliun lebih.

"Kalau dilihat dari peta, lokasinya bisa melalui lingkar selatan," ujarnya. 

Menurut Ismail, pada prinsipnya pihak-pihak yang hadir dalam FGD itu menyambut baik usulan itu, tinggal berupaya agar bisa dianggarkan oleh pemerintah pusat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00