FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Bandung PTM Terbatas, Disiplin Prokes Jadi Perhatian

Seniman Aku Badut Indonesia (ABI) memberikan edukasi mencuci tangan kepada siswa di SDN 03 Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/9/2021). Kegiatan aksi edukasi tersebut tentang protokol kesehatan serta membagikan masker kepada anak-anak sekolah yang menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

KBRN, Bandung: Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta agar seluruh sekolah meningkatkan kesiapan penerapan protokol kesehatan jelang pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Rabu mendatang.

Ia pun mengimbau orang tua siswa memberikan arahan kepada anak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

Wali Kota Bandung, Oded M Danial (Dok. RRI)

"Pada prinsipnya saya mengimbau kepada pertama kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung agar dalam pelaksanaan PTM betul-betul dipersiapkan terutama kesiapan di masing-masing sekolah," ujar Oded Kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (06/09/2021). 

Dikatakan Oded, orang tua siswa juga harus menekankan anaknya disiplin protokol kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 selama PTM berlangsung. 

"Kepada orang tua murid saya mengimbau agar orang tua juga betul-betul membekali anak-anak memberikan arahan kepada siswa agar mereka betul-betul bisa memperhatikan prokes selama proses belajar PTM dan dari sekolah betul-betul prokes diperhatikan," paparnya.

Oded mengutarakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat dan siswa di Kota Bandung sudah mencapai 60 persen lebih.

Ia berharap target vaksinasi Covid-19 dapat tercapai 70 persen di akhir September dapat terealisasi. 

"Kalau lihat schedule selama vaksin ada insyallah kita bisa (sesuai target) kembali ke ketersediaan vaksin. Apabila vaksinasi sudah mencapai 70 persen,  tidak serta merta akan melakukan relaksasi tambahan," paparnya.

Oded menambahkan, pihaknya tetap akan selalu waspada terhadap kondisi Covid-19 di Kota Bandung termasuk saat ini tengah terjadi penurunan kasus.

 "GVaksin itu memang betul bagian daripada indikator upaya-upaya kita tidak serta merta tetap aja kita harus waspada jangan sampai dampak vaksin itu belum tentu hasilnya kita tetap waspada," tandasnya. 

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bandung mengungkapkan terdapat 330 sekolah yang telah diverifikasi dinyatakan siap menggelar PTM pada Rabu mendatang.

Sekolah-sekolah tersebut terdiri dari berbagai jenjang PAUD, TK, SD, SMP dan SMA. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00