Mertua dan Menantu Nekat Selundupkan Sabu

Para tersangka saat diamankan oleh petugas.

KBRN, Pangkalpinang: Seorang mertua dan menantunya yang menjadi penyeludupan sabu jaringan lintas Sumatera di 4 lokasi berbeda, berhasil diamankan oleh petugas gabungan.

Tim gabungan tersebut terdiri dari BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) , Bea dan Cukai Pangkalpinang, Dit Narkoba Polda Babel, Polres Bangka Tengah dan Polairud Babel.

"Kamis (29/7/2021) tim mendapatkan Informasi dari masyarakat tentang akan adanya penyeludupan dan transaksi besar paket sabu antar provinsi senilai 2 Miliar lebih, yang akan di antar melalui jalur laut Sumtera dengan speed penumpang melewati perairan Sumsel ke Bangka tengah dan dibawa oleh satu keluarga," kata Kepala BNN Babel Brigjen Pol Zainul Muttaqien, Minggu (1/8/2021).

Zainul menjelaskan, pelaku adalah mertua dan menantu, dengan estimasi sabu seberat 1 kilogram 1 ons setengah yang akan diterima kembali melalui jalur darat secara estafet dari Jalur Palembang-Bangka-Pangkalpinang.

"Melalui control delivery oleh tim saudari H melalui handphone mengintruksikan untuk diantar paket sabu tersebut di Simpang Lapas Narkotika selindung Lintas timur Pangkalpinang," jelas dia.

"Tim melakukan control delivery sampai akhirnya transaksi untuk  diantar paket di lintas timur sesuai arahan “H” dan telah berkomunikasi sebelmnya dengan jaringan lapas berhasil diringkus oleh Tim gabungan," tambahnya.

Sejumlah barang bukti (BB) telah diamankan petugas, berikut identitas tersebut telah diamankan petugas, yaitu R (41) perempuan, M (32) laki-laki, S (33) laki-laki dan H (37) perempuan sedang hamil 7 bulan.

Jenderal bintang satu ini menambahkan, para tersangka beserta barang bukti Narkotika dan barang lainnya diamankan di BNNP Babel, bekerjasama Aparat Gakkum.

"Akan kami sita harta kekayaaannya para bandar tersangka jaringan Narkoba ini guna dilakukan pengembangan lebih lanjut ke aktor intelektualnya yang mengendalikan Jaringan ini," tegas Zainul.

"Dan kami akan duduk bersama dengan Tim CJS Babel untuk dilakukan pemberkasan dan proses hukumnya dengan kami Jerat dengan UU narkotika dan dilapis dengan UU TPPU (Tndak Pidana Pencucian Uang) yang kita miskin para bandar  jaringan Narkoba, sehingga menjadi efek jera, serta mempersempit ruang gerak para bandar Jaringan Narkoba di Bumi Babel tercinta," tutup nya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00