Ulah Oknum TNI AU, Permintaan Maaf Diapresiasi 

KBRN Merauka: Para tokoh masyarakat Papua di Merauke mengapresiasi permintaan maaf dan langkah penyelesaian yang diambil oleh Pimpinan TNI dalam peristiwa penganiayaan pemuda tunawicara oleh oknum TNI AU beberapa waktu yang lalu.

Apresiasi itu disampaikan dalam  pertemuan Pangkoopsau III dengan tokoh msyarakat Papua di Merauke”, bertempat di Sakil Room Swiss Bel Hotel, Jln. Raya Mandala, Kab. Merauke, Papua, Jumat (30/7/2021).

Para tokoh masyarakat juga menyadari bahwa ada persoalan mendasar di tengah masyarakat yang perlu dijadikan sebagai evaluasi bersama untuk menjaga Merauke sebagai Tanah Animha (Istana Damai) agar persoalan-persoalan serupa tidak terulang lagi dimasa yang akan datang.

Dalam acara ini dihadiri, Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A,  Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI Mar Wurjanto, Kolonel Pnb Herdy Arief  Budiyanto  S.E., Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua LMA Kabupaten Merauke serta Tokoh-Tokoh Lintas Komponen Adat dan Agama.

Dalam acara tersebut, Ketua KNPI Kabupaten Merauke sekaligus Tokoh Pemuda Merauke dari Suku Marind Fransiskus Ciwey dan Bapak Johanes Gluba Gebze selaku Tokoh Masyarakat, mengajak semua unsur untuk menyikapi peristiwa penganiayaan pemuda tunawicara oleh oknum TNI AU beberapa waktu yang lalu dengan bijak dan tidak perlu melakukan demonstrasi ditengah pemberlakuan PPKM Level IV di wilayah Kabupaten Merauke.

Sebagai acara tambahan dilaksanakan penyerahan Plakat dari Pangkoopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E, CHRMP, kepada Wakil Bupati Merauke dan penyerahan tali asih kepada saudara Steven, dilanjutkan foto bersama. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00