Vaksinasi Masyarakat Dompu Masih Rendah

Program Vaksin, terkendala stok vaksin (foto dok RRI).jpg

KBRN, Dompu : Angka capaian vaksinasi di Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat, hingga Minggu keempat di bulan Juli ini, hanya tercapai 14.01 persen untuk dosis pertama dan 4,14 persen untuk dosis kedua.

Pemerintah Kabupaten Dompu, sudah memprogramkan bahwa Juli ini, 104 ribu lebih masyarakat Dompu, sudah tervaksin semua. Kepala Dinas Kesebatan Kabupaten Dompu, Hj Iris Juwita Kastianti menyebut, terbatasnya pasokan vaksin dari pemerintah provinsi, menjadi kendala belum tuntasnya vaksinasi di Kabupaten Dompu.

“Untuk pejabat dan pekerja publik seperti TNI/Polri, Nakes dan lansia, sudah melampoi target bahkan ada yang sudah 120 persen," katanya, Minggu (25/7/2021).

Kekurangan vaksin ini, untuk masyarakat umum diatas 18 tahun. Tingginya permintaan dari masyarakat dan minimnya stok vaksin, membuat Dinas Kesehatan, kelabakan.

Apalagi, kebijakan pemerintah yang mewajibkan penerima manfaat Jaring Pengaman Sosial (JPS), untul di vaksin untuk bisa mencairkan bantuannya, membuat permintaan semakin tinggi.Ditambah lagi, keluarnya Intruksi Bupati Dompu, untuk mewajibkan ASN baik yang berstatus PNS maupun tenaga sukarela.

Jika tidak, maka segala tunjangan dan honor ASN ditunda pembayarannya, semakin membuat permintaan ringgi."Kita sudah meminta tambahan kiriman vaksin, namun informasinya di Provinsi juga dalam kondisi terbatas," tambahnya.

Tambahan 1.200 dosis vaksin, lanjut Iris, sudah habis untuk memberikan vaksin bagi ASN dan warga.

Vaksin kiriman awal Juli itu, untuk kebutuhan pemberihan dosis pertama.Program satu juga vaksin yang digaungkan Pemerintah Pusat, kata Iris, seharusnya juga di barengi dengan ketersediaan vaksin, sehingga program ini, tidak terhenti. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00