Ombudsman Temukan Pos Penyekatan PPKM Tangerang Kosong

Pos penyekatan Jalan Gatot Subroto, Simpang Gajah Tunggal, Jatake, Kecamatan Jati Uwung, Kota Tangerang kosong melompong

KBRN, Tangerang: Ombudsman Banten menemukan pos penyekatan yang seharusnya menjadi penyaring dari mobilisasi masyarakat dalam menekan laju penaparan Covid-19 di Kota Tangerang Selatan kosong melompong.

Pimpinan Tim Pengawasan PPKM Level 4 Ombudsman Harri Widiarsa mengaku, tidak menjumpai seorang petugas pun di Pos Penyekatan Gading Serpong dan Bintaro Sektor 3, Kota Tangerang Selatan saat mereka memantau lokasi. 

"Kami mengunjungi Pos Penyekatan Gading Serpong dan Bintaro Sektor 3. Pada dua lokasi itu hanya ada pembatas jalan di pos penyekatan dalam keadaan terbuka," ungkapnya, Sabtu (24/7/2021).

Harri menyebut, Tim Ombudsman Banten mendatangi dua lokasi di Kota Tangerang Selatan itu pada Jumat, di Gading Serpong dilanjutkan ke Pos Penyekatan Bintaro Sektor 3, hasilnya di dua tempat tersebut tidak ada petugas.

"Serupa dengan pos chek poin di simpang Gajah Tunggal, Jatake, Kecamatan Jati Uwung di Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang," jelasnya.

Lebih lanjut Harri menuturkan, justru di tiga pos itu hanya ada pembatas jalan, itupun dalam keadaan terbuka. Padahal, penyekatan ini sangat penting dalam PPKM Level 4 ini karena dapat membatasi kegiatan masyarakat guna menekan laju penyebaran Covid-19.

Ditambahkan, Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten Dedy Irsan, timnya pada tanggal 23-24 Juli 2021 melakukan tinjauan lapangan untuk melihat pelaksanaan batas operasi rumah makan, toko kelontong, toko swalayan juga pos penyekatan.

Tim Ombudsman, kata Dedy, juga masih menemukan rumah makan, toko kelontong dan beberapa cafe masih beroperasi melewati batas operasional pukul 20.00 WIB.

"Kami memandang dengan diperpanjangnya PPKM darurat oleh pemerintah pusat berarti pelaksanaannya belum optimal," ujar Dedy.

Dia menegaskan, karena itulah Ombudsman sebagai lembaga negara pengawas pelayanan publik berkepentingan ikut bertanggung jawabuntuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

Foto: Ilustrasi/ Istimewa

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00