Harga Kambing Kurban di Solo Mulai Naik

KBRN, Surakarta: Harga kambing kurban di Kota Solo, Jawa Tengah mulai merangkak naik, sebulan jelang hari raya Idhul Adha. Kenaikan harga kambing jantan ini rata-rata Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per ekor.

Salah seorang pedagang kambing, Muh Alim menuturkan, kenaikan itu untuk jenis sedang dari biasanya Rp1.500.000 kini menjadi Rp1.750.000 per ekor. Sementara yang biasanya seharga Rp 1.750.000 menjadi Rp 2.000.000 per ekor.

"Kenaikan harga ini terjadi sejak awal bulan Juni 2021 yang dipengaruhi dari para peternak kambing dari desa desa yang menentukan harga," katanya kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Kendatipun harga naik namun permintaan kambing baru sebatas inden (pemesanan) terlebih dahulu. Mereka didominasi para pedagang musiman sedangkan untuk perorangan baru sebatas menayakan harga. Diprediksikan permintaan tinggi jelang Idhul Adha kurang dua pekan.

"Permintaan hewan kambing ditengah pandemi saat ini juga berbeda jika dibanding pada pandemi tahun lalu. Jika tahun lalu pada hari yang sama kurang sebulan sudah banyak permintaan dan pedagang mulai banyak yang stok dagangan 100-250 ekor namun saat ini banyak pedagang yang belum stok kambing," jelasnya.

Sementara pedagang kambing lainnya Irfan mengaku, permintaan hewan kurban untuk perorangan masih sepi. Hanya saja permintaan saat ini didominasi dari yayasan seperti dari Majleis Tafsir Al Quran (MTA) dan Solo Peduli. 

Berkaca dari Idhul Adha tahun lalu pemesanan dari MTA mencapai 300 ekor dan dari Solo Peduli seribuan lebih ekor kambing.

"Untuk permintaan perorangan belum ada karena penitipan hewan kurban dari pembeli minimal 5 hari baru menerima karena tanggung jawab besar harus memberi makan yang harganya mahal, juga takut kalau hewan sakit jadi gak mau naggung rugi banyak," jelasnya.

Lanjut Irfan setiap hari menyetok kambing 200 hingga 250 ekor. Semua dagangan kambing yang di jual di Pasar Hewan Semanggi di pasok dari Ponorogo, Ngawi, Madiun, Pacitan, Trenggalek, Blora, Purwodadi dan wilayah Surakarta. Siti/MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00