Antrian Jenazah Terjadi di RSUD Kota Tangerang

RSUD Kota Tangerang

KBRN, Tangerang: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang semakin mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari RSUD Kota Tangerang yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 mengalami antrean jenazah. Per hari, sebanyak 16 jenazah harus mengantre di lokasi tersebut.

Humas RSUD Kota Tangerang Tintin Supriatin membenarkan hal ini.

“Iya benar,” kata Tintin. 

Tak hanya itu, menurutnya, kunjungan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) mencapai 60 kunjungan per hari.

“Penularan Covid-19 yang cukup tinggi dan sangat mengkwatirkan, yang sebelumnya kita kan bulan Mei masih bagus, pasien Covid-19 kita paling hanya satu atau dua,” ujarnya kepada rri.co.id, Selasa (22/6/2021).

Namun, lanjutnya, hal itu berubah pasca Lebaran kemarin. Pasien Covid-19 terus mengalami peningkatan, sehingga, menyebabkan ketersisian tempat tidur pun sangat terbatas. 

“Setelah lebaran terjadi peningkatan, apalagi minggu minggu terakhir ini sampai upaya rumah sakit cukup luar biasa. 50 tempat tidur khusus untuk pasien covid yang pasien non-Covid tergeser,” kata dia.

“Kemarin kan akhirnya bapak walikota (Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Red) mengintruksikan kembali agar RSUD (Kota Tangerang, Red) menjadikan rumah sakit Covid-19. Karena itu masalahnya terjadi antrian IGD, karena masyarakat sudah mengkhawatirkan rata rata sekeluarga, dateng sekeluarga,” sambung Titin.

Kini, RSUD Kota Tangerang kembali diperuntukkan bagi pasien Covid-19. Kapasitas pun sudah ditambah namun, menurut Titin, karena peningkatannya sangat masif, BOR dan ICU pun jadi sangat terbatas. 

“Sudah ditambah ruangan, ICU, sekarang juga sudah full. Makanya sekarang kita waiting list masuk ICU ada 32,” kata Titin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00