Pasien Covid-19 Bangkalan Bertambah, 40 Orang Meninggal

Foto: Ilustrasi Warga Bangkalan Melakukan Tes Rapid Test (Istimewa)

KBRN, Bangkalan: Pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dalam seminggu terakhir terus mengalami lonjakan, sehingga pihak manajemen harus menambah tempat tidur dari yang sudah di siapkan sebelumnya.

Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan, dr Catur Budi mengatakan, pasien terkonfirmasi covid-19 yang di rawat di ruang isolasi rumah sakit sebanyak 136 orang yaitu ada peningkatan 100 persen lebih dari minggu sebelumnya.

“Tempat tidur yang di siapkan saat ini berjumlah 1701, sebagian pasien sudah di rujuk ke rumah sakit penyangga yang di siapkan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Namun, sebagian besar dan menjadi kendala banyak pasien yang menolak untuk di rujuk dengan berbagai alasan sehingga Rumah Sakit mengoptimalkan ruangan dan tenaga medis yang ada,” ungkapnya, Senin (14/6/2021)

Lebih lanjut, Catur menambahkan, untuk angka kematian pasien yang di rawat di rumah sakit selama bulan Juni 2021 sebanyak 40 orang lebih.

“Yang sebelumnya kami kekurangan peralatan, saat ini sudah mendapat bantuan dari Kemenkes dan Propinsi, rekrukmen relawan perawat ada 36 orang dan untuk pasien yang di rawat saat ini kondisinya ber macam-macam, ada yang ringan, sedang dan kritis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala kamar Mayat RSUD Syamrabu Bangkalan Sugianto mengatakan, dirinya dengan di bantu 8 orang stafnya selama kasus covid-19 di Bangkalan mengalami lonjakan setiap hari selalu di sibukkan dengan memandikan janazah yang terpapar covid-19. Bahkan, sempat kewalahan dari pagi sampai malam.

“Dalam pekerjaan yang berisiko tinggi ini kami bersama staf sudah mengikuti SOP kemenkes dan MUI, salah satunya menggunakan APD lengkap,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00