Selain Priok, Aksi Pungli Marak di Palembang

Preman dan Jukir Liar di Palembang Terjaring

KBRN, Palembang: Sedikitnya 15 preman dan juru parkir liar di sejumlah kawasan di Kota Palembang terjaring operasi premanisme oleh personel Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Sabtu, (12/6/2021), 

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christopher S Panjaitan mengatakan, dalam aksinya, preman dan juru parkir liar itu sangat meresahkan masyarakat. 

“Preman dan juru parkir liar ini yang terjaring ini sering melakukan pungli di kawasan pasar 16 ilir, Monpera dan parkiran PS Mall Palembang," jelas Kompol Christopher.

Preman dan juru parkir yang terjaring tersebut tidak ditahan dan hanya diberi sanksi seperti push up.

Namun, saat disangsi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membacakan Pancasila, para juru parkir liar dan preman itu tidak lancar.  

Razia yang digelar kali ini Subdit 3 Jatanras mengerahkan 20 personel di-backup anggota dari Ditintelkam Polda Sumsel.

Selain didata, para preman dan juru parkir liar tersebut kemudian diminta berjanji untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas. 

Jika melanggar dan melakukan tindak pidana, maka berdasarkan data yang mereka akan mendapatkan tindakan hukum dari kepolisian. 

Perintah memberantas premanisme kepada Kapolda dan Kapolres di seluruh Indonesia tersebut  merupakan bentuk respon atas atensi Presiden Joko Widodo setelah mendapat keluhan langsung dari masyarakat terutama para supir truk yang kerap menjadi korban pungutan liar (pungli) di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (10/6/2021).

Intruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar seluruh Kapolda dan jajarannya memberantas segala bentuk aksi premanisme juga ditanggapi serius Polda Sumatera Selatan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00