875 Orang Divaksin di Terminal Kampung Rambutan

Presiden Joko Widodo (kemeja putih lengan panjang) meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur (Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Made Jhoni mengatakan, sebanyak  875 orang telah divaksin di Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Rencananya kegiatan vaksinasi ini akan berlangsung selama 10 hari dengan target sasaran 5.000 orang.

Kegiatan vaksinasi ini dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies baswedan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo dan sejumlah pejabat lainnya.

“Layanan vaksinasi (Covid-19) hari pertama ini diikuti oleh 950 orang. Namun yang bisa divaksin ada 875 orang, sedangkan 75 orang lainnya gagal sivaksin karena alasan kesehatan,” kata Made Jhoni dilansir Berita Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Menurut Made, mereka yang divaksin berasal terdiri dari pengurus PO Bus, sopir dan kondektur bus, pedagang asongan, pedagang kios dan petugas kebersihan di terminal. 

Mereka sangat antusias untuk mengikuti layanan vaksinasi gratis ini. Apalagi usai divaksin mereka juga mendapatkan bingkisan paket sembako dari Istana Kepresidenan.

“Hari pertama yang mengikuti vaksinasi ini ada 950 orang. Rencananya kegiatan vaksinasi ini akan berlangsung selama 10 hari. Kita berharap semua masyarakat yang beraktivitas di dalam terminal ini mengikuti layanan vaksinasi gratis ini,” jelasnya.

Kepala Satuan Pelaksana Kesehatan Masyarakat Puskesmas Ciracas Yuni Astuti mengatakan, untuk melaksanakan layanan vaksinasi di Terminal Kampung Rambutan ini pihaknya mengerahkan 40 tenaga kesehatan.

“Kita targetkan ada 5.000 orang yang divaksin di dalam terminal ini dalam waktu 10 hari. Ini untuk pencegahan penyebaran COVID 19 karena mereka setiap hari beraktivitas dan berhadapan dengan orang banyak,” tegas Yuni Astuti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00