Covid-19 Meningkat, Edy Instruksikan Tempat Hiburan Ditutup

KBRN, Medan: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, mengeluarkan instruksi kepada bupati/walikota se-Sumut untuk melakukan pengetatan protokol kesehatan pasca meningkatnya jumlah kasus prositif Covid-19 di provinsi ini. Salah satunya, menginstruksikan penutupan tempat hiburan selama 14 hari.

Instruksi itu tertuang dalam Surat Nomor 188.54/14/INST/2021 tanggal 17 Mei 2021. Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Arsyad Lubis mengatakan, ada beberapa poin yang diatur dalam instruksi tersebut untuk dijalankan bupati/walikota.

"Gubernur hari ini mengeluarkan instruksi kepada bupati walikota se-Sumut untuk melakukan langkah-langkah pengetatan kembali terhadap protokol kesehatan dengan memberlakukan jam-jam operasional tertentu, baik jam operasional untuk pengusaha di bidang restoran, rumah makan, atau di bidang lain," kata Arsyad di rumah dinas gubernur, Jalan Sudirman Medan, Selasa (18/5/2021).

Ia menjelaskan, ada beberapa pengetatan dari instruksi tersebut. Pertama, untuk sarana hiburan, gubernur mengintsruksikan untuk sementara dihentikan selama 14 hari ke depan. Sementara untuk restoran/rumah makan/kafe dan sejenisnya, semua hanya bisa beroperasi maksimal sampai pukul 21.00 WIB.

Ia pun meminta agar instruksi ini dipatuhi dan dilaksanakan oleh bupati/walikota.

"Mohon bupati walikota melaksanakan dan harus punya komitmen serta kerjasama yang baik dalam rangka mengantisipasi perkembangan Covid-19, khususnya setelah libur Idul Fitri," ujarnya.

Dikatakan Arsyad, saat ini kasus konfirmasi harian di Sumut mencapai 80-an kasus dari sebelumnya di angka  70-an kasus per hari.

"Kita harapkan dengab instruksi ini, khususnya di Mebidang (Medan-Binjai-Deliserdang), bisa kita tekan kembali sehingga peningkatan Covid-19 di Sumut bisa kita kendlaikan," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta Rumah Sakit  khususnya di Kota Medan mengalokasikan 30% tempat tidurnya untuk merawat pasien Covid-19. Langkah ini diambil lantaran Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat pemanfaatan tempat tidur RS di Sumut telah mencapai angka 56%. 

BOR menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut karena dalam 14 hari (3-16 Mei) terakhir rata-rata kasus per hari Covid-19 di Sumut meningkat yaitu diangka 79,3. Sedangkan 14 hari sebelumnya (19 April-2 Mei) rata-rata kasus per hari di Sumut diangka 65,71. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00