Ledakan Petasan di Tulungagung, Dua Nyawa Melayang

KBRN, Tulungagung: Dua pemuda meninggal dunia, dan tujuh lainnya mengalami luka bakar serius akibat ledakan beruntun 205 petasan di Desa Sukorejo Wetan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/5/2021).

Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint System) Satreskrim Polres Tulungagung Selasa pagi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami melakukan olah TKP dan seluruh barang bukti dibawa ke Polres Tulungagung untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," Personel Polres Tulungagung Heri Poer, Selasa (11/5/2021).

Menurutnya, penyelidikan kasus ledakan petasan yang merenggut korban jiwa dan sejumlah lainnya luka-luka ini menjadi atensi jajaran Polres Tulungagung.

“Dua korban yang terlibat dalam proses pembuatan petasan telah bisa dimintai keterangan karena kondisi fisiknya stabil. Namun lima warga lain masih terus dilakukan observasi oleh tim medis di Instalasi Rawat Darurat,” ungkapnya.

Lanjutnya, keterangan awal yang kami terima, insiden ledakan terjadi setelah salah satu buah petasan yang telah diisi bubuk mesiu, coba ditutup menggunakan potongan besi sisa proyek. 

Ledakan tidak terduga ini menimbulkan letupan api cukup besar yang segera menyulut ratusan buah petasan lain serta bubuk mesiu di sekitarnya.

"Sembilan pemuda yang ada di dalam rumah tua milik Abdullah terluka parah. Beberapa terkapar dengan luka serius di bagian selangkangan, tangan, muka dan beberapa bagian tubuh lain, jelasnya.

Ia menambahkan, para korban sempat dibawa ke RS Madinah yang ada di Kecamatan Ngunut Tulungagung, namun karena kondisi korban yang sangat buruk akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00