Dikbud Baubau Kekurangan Tenaga Pengawas Guru & Sekolah

Ilustrasi: (dok. IST/bisnis)

KBRN, Baubau: Seiring terjadinya masa purna bakti, tenaga pengawas kepunyaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berkurang. 

"Di tahun 2021 ini terdapat 7 orang pengawas yang memasuki masa purna bhakti dan menyisakan sekitar 8 orang lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, Abdul Karim, Rabu (14/4/2021).

Diakuinya, pengawas yang tersisa tidak sebanding dengan jumlah sekolah dan guru, sehingga diperlukan pengangkatan calon pengawas (cawas). Unuk saat ini jumlah pengawas yang ada dimaksimalkan agar seluruh guru dan sekolah terpantau. 

“Kurang sekali karena pensiun. Kita rekrut pengawas ini dari guru senior atau mantan kepala Sekolah untuk melakukan pembinaan kepada guru dan sekolah,” jelasnya, Rabu (14/4/2021).

Abdul Karim menambahkan, untuk diangkat sebagai calon pengawas, harus mengantongi sertifikat calon pengawas. Saat di Dikbud Baubau masih dalam proses persiapan seleksi substansi dan seleksi berkas. 

Dikbud Baubau menargetkan melalui seleksi yang akan dilaksanakan tahun ini akan melahirkan pengawas-pengawas baru yang kompeten.

Koordinator Pengawas Dikbud Kota Baubau, Salim Nazam mengatakan, idealnya 1 orang pengawas SMP membina minimal 40 guru dan managerial 7 sekolah. 

Sementara untuk 1 pengawas SD dan TK managerial minimal 10 sekolah binaan dan 60 guru.

“Sekarang yang menjadi permasalahan adalah belum terlaksananya penguatan pengawas, harus memiliki sertifikat calon pengawas. Upaya yang cepat adalah dilakukan diklat agar ada pengangkatan pengawas,” pungkasnya. 

Seperti diketahui, pengawas mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh untuk melakukan pengawasan pendidikan di sekolah dengan melaksanakan penilaian dan pembinaan dari segi teknis pendidikan dan administrasi pada satuan pendidikan tertentu. 

Sekaligus berfungsi sebagai mitra guru dan kepala sekolah, inovator, konselor, motivator, kolaborator, dan asesor.

Bentuk kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pembinaan sekolah adalah dengan melakukan pemantauan (monitoring) dan penilaian (evaluasi).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00