Kronologis Penemuan Jenazah Korban Insiden Speedboat Tenggelam di Kilmury

-

KBRN, Bula : Korban hilang akibat insiden Speedboat tenggelam di perairan Kilmury, kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, dilaporkan sudah ditemukan.

Penemuan korban tersebut dibenarkan oleh Komandan Kapal Patroli 1007 Ditpolairud Polda Maluku Brpika Muhammad Ridwan Mahu.

Berdasarkan keterangan Bripka Ridwan, korban ditemukan terdampar di pantai desa Kwamor Matawawa, kecamatan Seram Timur dalam keadaan sudah tak bernyawa oleh salah seorang warga setempat bernama Abdul Rumonin (40), Selasa (26/7/2022) sekitar Pukul 06.00 WIT.

Berikut kronologis penemuan jenazah korban yang hilang sejak 21 Juli lalu itu sebagaimana keterangan Bripka Ridwan.

"Beliau sedang membuang air besar di pantai dan bertemu korban tersebut, posisi korban udah tengkurap, dan bpk langsung memanggil warga untuk mengangkat mayat tersebut menaruh di bibir pantai langsung bapak melapor ke kepala desa," demikian ujar Bripka Ridwan dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id, Selasa (26/7/2022).

Halim salah satu warga Kilmury yang dikonfirmasi juga membenarkan penemuan jenazah korban tersebut. Halim mengatakan, saat ini jenazah korban masih berada di desa Kwamor Matawa menunggu kedatangan pihak keluarga dari kecamatan Kilmury.

"Sekarang ini mayat korban masih di desa Kwamor, dong (mereka) tunggu keluarga dari Kilmury," ungkap Halim.

Diketahui korban hilang tersebut bernama Said Lattu (52. Ia  dilaporkan hilang dalam insiden Speedboat tenggelam di perairan Kilmury yang terjadi pada 21 Juli lalu.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Ambon dan Polairud Polda Maluku dibantu warga setempat sudah melakukan pencarian untuk menemukan keberaaan korban terhitung empat hari setelah kejadian tersebut.

Namun Korban baru ditemukan pada Selasa (26/7/2022) pagi di pantai desa Kwamor Matawa oleh salah satu warga setempat namun dalam kondisi  sudah tidak bernyawa.

Saat ditemukan, tubuh jenazah korban sudah mulai membengkak setelah lima hari hanyut terbawa arus dan gelombang. Pakaian di tubuhnya pun sudah tidak lagi utuh, sebagian besar sudah sobek terlepas dari badan akibat tersapu gelombang yang menyeretnya di perakaran hutan mangrove di sekitar perairan desa tersebut.

Rencananya jenazah Said Lattu akan dimakamkan di desa Kwamor Matawa tempat Ia ditemukan.