Mega Proyek Revitalisasi Jam Gadang Bukittinggi Segera Diresmikan

KBRN, Bukittinggi : Pemerintah Kota Bukittinggi berencana meresmikan pedestrian taman Jam Gadang pada hari Sabtu 16 Februari 2019 mendatang.

Mega proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bukittinggi dengan dana awal sebesar Rp16,4 miliar itu, dikerjakan sejak 20 Juli 2018, dan hasilnya memang sangat ditunggu–tunggu oleh masyarakat dan banyak pihak.

Wali Kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias, Jum’at (1/2/2019), mengatakan, Jam Gadang merupakan wajah kota, untuk itu perlu ditata dengan baik demi kenyamanan pengunjung. Dan memang hasil revitalisasi dari pedestrian Taman Jam Gadang ini sangat ditunggu – tunggu masyarakat dan pengunjung.

"Insya Allah pada tanggal 16 Februari mendatang rencanannya akan kita resmikan. Setelah itu baru dibuka dan dapat dinikmati oleh masyarakat umum, mengingat Jam Gadang ini adalah icon, makanya peresmiannya perlu dilakukan upaya maksimal," terangnya.

Menurut M. Ramlan Nurmatias, peresmian rencananya akan dilaksanakan pada malam hari yang dimulai pada pukul 20.00 WIB, dengan menggunakan round table dengan tidak menggunakan tenda. Sehingga masyarakat dapat langsung menyaksikan.

Malam itu nantinya juga akan disuguhkan hiburan oleh artis ibukota Marce Utari atau yang lebih dkenal dengan Tari KDI dan Ajo Buset serta Jeka Band.

"Wajah pedestrian Taman Jam Gadang saat ini yang juga selain difasilitasi dengan Air Mancur menari – nari yang berwarna-warni yang lebih dikenal dengan Dancing Fountain serta Air Terjun bertingkat, juga difasilitasi dengan Mushalla yang representatif. Mushalla itu menyatu dengan tempat parkir kendaraan roda dua yang nyaman bagi pengunjung," jelasnya.

Untuk mematangkan persiapan terkait peresmian tersebut, kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Wali kota Juga memerintahkan untuk melakukan pengecekan kesiapan seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas terkait lainnya untuk memastikan pada hari H semua berjalan lancar.

M. Ramlan Nurmatias menambahkan, untuk operasional Mushalla nantinya akan disiapkan gharin oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan air mancur menari nantinya akan disiapkan petugas yang juga berperan sebagai operator air mancur yang bergerak bersamaan dengan alunan musik.

“Nanti kita akan tempatkan petugas yang dibagi mejadi dua shift sebagai penanggungjawab operasional air mancur menari dan musiknya, sedangkan untuk keamanannya sepenuhnya menjadi tanggungjawab Satpol PP dan SK4," ungkapnya. (YPA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00