Kerukunan Keluarga Flores Tanah Merah Boven Digoel Papua Laksanakan Prosesi Pemakaman Korban Kekerasan KKB

Keluarga Besar Flores laksanakan Prosesi pemakaman korban kekerasan KKB

KBRN, Boven Digoel : Peristiwa penyerangan dan pembakaran camp mining 81 Kampung Kawe Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten tetangga yakni Boven Digoel,dan Yahukimo terhadap para penambang emas Ilegal ,menyisahkan luka yang mendalam bagi keluarga besar Flores yang ada di Bajawa NTT dan juga keluarga Flores di Boven Digoel Papua, dimana sala satu korban kekerasan KKB di wilayah itu merupakan warga asal NTT ,An : Romaldus Tue Noa 23 tahun suku Flores, Bajawa.

Ketua KKF Boven Digoel, Theodorus Muja pada media menyampaikan, peristiwa yang menimpa keluarga dari Flores itu, merupakan Kuasa Tuhan dan Tuhan lebih menyayang hambanya untuk kembali pada pangkuan sang pencipta, melalui cara yang berbeda pula Tuhan berikan, Tidak ada kata Dendam  dari keluarga ,karena Nasib dan kesuksesan ada di tangan sang pencipta.


" Hari ini kami keluarga besar Flores yang ada di Boven Digoel ,melalui kesepakatan dan komunikasi yang baik dengan orang tua korban di Bajawa Flores NTT ,maka hari ini Senin 7 November 2022 bertempat di pemakaman umum Bosowa Tanah Merah kami makamkan saudara kami ini. Dari keluarga tidak ada Dendam, ini sudah menjadi takdir hidup, kami orang susah datang merantau di daerah ini bukan cari musuh tapi kami cari kehidupan yang lebih baik,dan juga kami mencari persaudaraan." Ungkapnya.


Korban sendiri tewas ditangan KKB pimpinan Bocor Sobolim ,akibat kehabisan darah setelah di bacok di bagian tangan dan punggung .


Ketua KKF Boven Digoel,menyampaikan banyak terimakasih pada TNI, Polri ,media masa, dan juga rekan - rekan korban yang ada di daerah tambang yang telah membantu mengevakuasi korban ke wilayah yang aman dan mengantar jenazah korban hingga tiba di Tanah Merah kabupaten Boven Digoel .


Selaku Ketua KKF di Tanah Merah Boven Digoel Papua, Ia minta pada seluruh masyarakat dari daratan Flores yang datang merantau di Tanah Merah Ibu kota kabupaten Boven Digoel, untuk dapat bergabung dan mendaftarkan diri mereka pada pengurus KKF sehingga dapat terdata dengan baik demi kenyamanan dan kebaikan bersama.