Bahlil Optimis Target Investasi Rp1.200 Triliun Akan Tercapai

Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia saat rakornas di Jakarta, Rabu (30/11/2022). (Foto: Kementerian Investasi/BKPM)

KBRN, Jakarta: Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahaladalia menyampaikan tema Rakornas Investasi 2022 sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo terkait hilirisasi. Menurut Bahlil, hilirisasi dilakukan tidak hanya untuk menguntungkan para pengusaha, tetapi kolaborasi dengan pengusaha daerah dan UMKM.

Bahlil juga melaporkan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka melakukan koordinasi dengan daerah. Persisnya dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) seluruh Indonesia terkait dengan pencapaian target investasi. 

Bahlil optimis akan tercapainya target realisasi investasi tahun 2022 sebesar Rp1.200 triliun. Di mana sampai dengan kuartal III tahun 2022 ini, realisasi investasi telah tercapai sebesar Rp894 triliun atau 74,4persen dari target yang diberikan.

“Kami debat, kami minta masukan agar apa yang menjadi pikiran pusat itu betul-betul mencerminkan apa yang menjadi aspirasi dari daerah. Karena kami yakin Bapak Presiden, kita di pusat ini kadang-kadang merasa paling tahu sendiri,” ujar Bahlil lewat keterangannya, Rabu (30/11/2022). 

Bahlil menyampaikan bahwa dari hasil konsolidasi dengan pemerintah daerah dan DPMPTSP menghasilkan beberapa rekomendasi. Di antaranya terkait arah kebijakan pemerintah pusat mengenai hilirisasi yang dianggap sudah tepat dan harus dipertahankan, meskipun adanya yang ingin melakukan intervensi.

“Termasuk dengan WTO, Bapak Presiden, mereka mengatakan bahwa negara kita jangan diatur-atur. Oleh karena itu, mereka taat apa yang Bapak Presiden katakan untuk hilirisasi jalan terus,” ucap Bahlil.

Bahlil mengatakan bahwa Kementerian Investasi/BKPM bersama dengan pemerintah daerah sepakat bahwa target realisasi investasi di tahun 2023. Yakni sebesar Rp1.400 triliun akan tercapai dengan syarat, adanya stabilitas global serta stabilitas politik Indonesia yang baik.