Kampung Insumarires di Biak menjadi sasaran Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kemendikbud Ristek tahun 2021

KBRN,Biak:  Dosen Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak melakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2021 di Kampung Insumaries, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor tentang rintisan taman baca menuju kampung literasi.

Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dari bulan Juni hingga Oktober 2021, diawali dengan pembentukan kelompok baca, pelatihan pembinaan kelompok baca, pembentukan taman baca, kegiatan program taman baca. 

Salah satu yang menjadi masalah utama yang terjadi adalah masalah pendidikan. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di kampung tersebut disebabkan tingkat kesadaran masyarakat yang kurang perduli dengan dunia pendidikan, pola pikir yang lebih cenderung tradisional, serta sarana dan prasarana pendidikan tidak mendukung, minat baca masyarakat tidak ada. 

Untuk menghadirkan kemajuan masyarakat kampung insumaries dimulai dengan memajukan kualitas SDM masyarakat artinya  konstruksi kualitas SDM masyarakat harus dibangun dan dimajukan melalui pendidikan, merubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya pendidikan. 

Untuk mendorong kualitas SDM masyarakat maka perlu upaya-upaya srategis dan merupakan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah maupun non pemerintah.

"Tujuan utama dari program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah menjadikan Kampung insumaries sebagai kampung literasi sehingga akses informasi serta pendidikan alternatif bisa tercipta,"tutur Ketua tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM),   Krismiyati, S.AN, M.Si,Rabu (3/11/2021)."Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat adalah merubah paradigma, inilah yang harus dirubah dengan perintisan taman baca melalui pelatihan, pembinaan  relawan baca dan membetuk kelompok khususnya anak, remaja dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa,"ujarnya

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok relawan baca, terjadinya perubahan pola pikir masyarakat sadar tentang pentingnya ilmu pengetahuan, dan meningkatkan minat baca buku untuk masyarakat, terbentunya kampung literasi dengan adanya rintisan taman baca.

 Selain itu sebagai media sarana prasarana pendidikan alternatif untuk masyarakat sesuai kebutuhan masyarakat. 

Dalam proses pelaksanaan kegiatan ini dimana mitra sangat menyambut dengan baik dan antusiasme yang tinggi ditandai dengan sikap aktif mitra selama program ini berjalan, keterbukaan mitra tentang permasalahan permasalahan yang dihadapi.

"Pelaksanaan kegiatan ini selanjutnya diharapkan untuk jangka panjang masyarakat memperoleh manfaat dalam kegiatan ini, secara pendidikan menyiapkan SDM yang unggul dapat meningkatkan pendidikan  masyarakat dan tersedianya sumber daya manusia yang handal dalam Mmmajukan kampung Insumaries, dengan tetap melakukan pendampingan kepada mitra baik secara kelompok maupun secara individu,"ungkap Krismiyati.

Selaku Kepala kampung Insumarires Beatrix Kurni mengapresiasi kegiatan PKM dari Kementerian Pendidikan,Kebudayaan dan Riset Teknologi.

"Saya bersama masyarakat kampung insumarires berterimakasih dengan adanya program PKM berupa pendirian rumah baca sehingga nantinya dapat terwujudnya kampung insumarires sebagai kampung literasi,"ujar Beatrix Kurni.

Hal yang sama juga disampaikan Dekan Fakultas Ilmu administrasi,IISIP Yapis Biak, Iswahyudi,.S.IP.

"Program PKM ini sangat penting dalam peningkatan SDM yang handak dan  berkualitas dimulai dengan rintisan taman baca di kampung-kampung atau distrik,"pungkas Iswahyudi,S.IP

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar