FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Tingkatkan Kompetensi Guru di Masa Pandemi,21 Guru SMP YPPK Biak ikut Workshop

Workshop Peningkatan Kompetensi Guru SMP YPPK Biak

KBRN,Biak: Salah satu persoalan dunia pendidikan terutama bagi siswa dan orang tua selama masa pandemi covid-19 adalah pembelajaran dengan metode daring dan luring yang dirasa sangat memberatkan.

Hal inilah yang mendorong Kepala  SMP YPPK Biak, Maria Kablesa melaksanakan Workshop peningkatan kompetensi guru di masa pandemi  tahun 2021/2022, dengan tujuan agar insan pendidik mampu merancang pengembangan strategi penggunaan media metode pembelajaran. 

Kegiatan yang berlangsung tanggal 27 hingga 29 Juli 2021 itu  diikuti oleh 21 guru, 2 tenaga tata usaha, dibuka oleh pengawas Dinas Pendididkan Biak Numfor,dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Orang  tua dan siswa merasa bahwa PJJ, daring dan luring ini sangat memberatkan sehingga saya bersama tim pengembang sekolah merancang bagaimana untuk mengubah cara pembelajarannya sehingga memotivasi para siswa,” kata Maria Kablesa di Biak.

Ia menambahkan, ada tiga hal penting yang  melatarbelakangi pelaksanaan workshop ini salah satunya adalah menurunnya partisipasi dan kehadiran siswa siswi dalam proses pembelajaran daring dan luring selama pandemi Covid-19.

“Latarbelakang pelaksanaan workshop ini yang pertama yaitu menurunnya partisipasi siswa dalam pembelajaran daring dan luring,kedua yakni tingkat absensi atau ketidakhadiran peserta didik meningkat dan  yang ketiga bahwa materi pembelajaran pada kompetensi dasar itu dipersempit,”ungkapnya

Pelaksanaan workshop peningkatan kompetensi guru di masa pandemi  tahun 2021/2022, SMP YPPK Biak menghadirkan  empat pemateri yaitu mewakili PSW Romo Bernardus Beda Kedang, SCJ, Bapak Piet Havarubun , Ibu Fatma Tuasikal, dan Ibu Ivone Tapilatu. Pemateri memberikan materi sesuai bidang dan kompetensi masing-masing, mengacu pada tujuan utama yaitu bagaimana seorang guru dapat merancang dan membuat modul pembelajaran bagi siswa siswi.

“Jadi materi yang mereka berikan ini adalah bagaimana guru merancang modul, sehingga modul yang diberikan kepada siswa itu tidak terlalu memberatkan. Jadi siswa senang dalam pembelajaran, dan orang tua tidak diberatkan dan diharapkan dengan workshop ini  adanya peningkatan kompetensi para guru di lingkungan SMP YPP Biak dalam proses pembelajaran.  ,”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00