Jenazah Remaja Tenggelam di Pantai Warbon Biak,Berhasil ditemukan Tim SAR

KBRN,Biak: Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah Rian Nurcahyo (17 tahun)  yang hilang di pantai Warbon Biak Utara,Kabupaten Biak Numfor pada hari Minggu (10/1/2021) sore hari.

Jenazah korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi saat berenang bersama rekan-rekannya di pantai tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak,Gusti Anwar menjelaskan Tim SAR gabungan yang diturunkan di minggu sore harus menginap di lokasi sebelum melanjutkan pencarian di Senin pagi.

“Awalnya kami menerima laporan dari Erlan,anggota Polres Biak Numfor adanya kejadian membahayakan jiwa manusia,ada korban yang tenggelam di Pantai Warbon,minggu sore sekitar pukul 16.00 wit,selanjutnya kami menerjunkan tim ke lokasi serta alat utama (alut) namun karena waktu menjelang malam sehingga tim harus menginap di lokasi pantai Warbon Biak Utara,”ujar Gusti Anwar di Biak,Senin (11/1/2021)

“Selanjutnya tim melakukan pencarian dan pada pukul 08.00 wit, jenazah Rian Nurcahyo berhasil ditemukan dan selanjutnya dievakuasi dibawa menggunakan kendaraan SAR ke rumah korban di daerah Saramom Biak,”jelasnya.

“Menurut keterangan yang diperoleh,korban bersama rekan-rekannya tengah berenang di pantai Warbon kemudian terdapat arus  cukup kuat sehingga korban meski telah diusahakan ditarik dan  diselamatkan rekannya, namun terlepas,”imbuhnya

Gusti Anwar selanjutnya berterimakasih kepada potensi SAR yang terlibat pada pencarian korban diantaranya dari Polres Biak Numfor,Polsek Biak Utara,Koramil Biak Utara,masyarakat setempat dan keluarga.

Sementara pantauan RRI di rumah duka,Senin siang,nampak sejumlah siswa SMK Yapis Biak yang merupakan teman sekolah dari Almarhum Rian Nurcahyo turut hadir dan sebagian ikut menshalatkan jenazah sebelum di makamkan Senin sore..

Bude Min selaku keluarga dekat almarhum nampak tengah  membujuk Minto, ayah dari Rian Nurcahyo yang terlihat masih terguncang dan kerap memanggil nama putra ke duanya itu.

“Bapaknya sangat terguncang karena tidak menyangka Rian pergi begitu cepat karena awalnya hanya pamit mau jalan-jalan dan  photo bareng atau selfie bersama teman-temannya di pantai,meski tidak diijinkan Bapaknya,”tutur Bude Min

“Rian anak yang baik,penurut,suka membantu Bapaknya,dia bisa memasak,juga bersih-bersih rumah, karena ibu ada adiknya tengah berada di Jawa sehingga kami keluarga semua merasa kehilangan,”pungkas Bude Min sambil terisak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00