Klaster Nakes RSUD Biak,Tim Gugus Covid Biak Numfor Diminta Tegas Lakukan Penertiban

KBRN, Biak:Paska terpaparnya 21 tenaga kesehatan RSUD Biak terkonfirmasi positif Covid-19 dan berdampak pada pembatasan pelayanan kesehatan di RSUD, sejumlah warga menyarankan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor melakukan penindakan tegas bagi oknum warga yang tidak terapkan protokol kesehatan.

"Kami sangat prihatin dengan adanya klaster tenaga kesehatan (nakes) RSUD Biak dan ini bukan waktunya menyalahkan siapapun namun kembali ke kesadaran warga masyarakat untuk pentingnya mentaati aturan pemerintah dan jika tidak,kami usulkan tindakan tegas perlu dilakukan,''ujar Nikson,salah satu warga Kelurahan Fandoy pada Program Opini Publik RRI Biak,Selasa (8/9/2020)

Saran yang sama disampaikan Yahya,warga Burokub yang menilai pentingnya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Biak Numfor untuk melakukan sweeping atau penertiban seperti saat awal wabah pandemi Covid-19 yang cukup ketat.

"Adanya nakes terpapar Covid-19 maka sebaiknya sebagai upaya tegas bagi warga yang tidak displin menerapkan 3M, mencuci tangan, mencuci tangan dan menjaga jarak maka perlu menurunkan anggota Satpol PP untuk.penertiban,"ungkap Yahya.

Sebelumnya Direktur RSUD Biak dr Ricardo Mayor menyebutkan,hingga saat ini sebayak seratus lebih tenaga kesehatan RSUD Biak yang tengah menunggu hasil SWAB dari Balitbangkes Jayapura,sedangkan 21 nakes lainnya telah terkonfirmasi positif Covi9-19 dan tengah menjalankan isolasi.

"Ada 21nakes yang terpapar Covid-19 tengah dirawat di ruang isolasi RSUD Biak maupun isolasi terpusat yang disiapkan RSUD dan kesehatan mereka dalam kondisi ringan sedangkan seratus lebih nakes lainnya telah mengikuti uji SWAB dan hingga saat ini masih antri menunggu hasil dari Balitbangkes Jayapura,"ujar dr.Ricardo Mayor.

Akibat klaster tenaga kesehatan tersebut, pelayanan rawat jalan di RSUD Biak ditutup sejak tanggal 4 September 2020 dan diperpanjang menjadi sepekan hingga 12 September 2020.

"Untuk pelayanan UGD,ruang bersalin,ruang hemodialisa dan ruang rawat inap tetap dilaksanakan namun untuk.pelayanan rawat jalan pasien kami sarankan berobat ke puskemas terdekat,"tuturnya.

"RSUD Biak juga meniadakan jam besuk bagi pasien sampai batas waktu yang belum ditentukan sebagainu upaya memutus  mata rantai penyebaran,"imbuhnya.

Selanjutnya dr.Ricardo Mayor mengimbau warga untuk tidak menganggap remeh adanya Covid-19 dan mentati anjuran pemerintah untuk disiplin terapkan protokol.kesehatan.

"Gunakanlah masker karena itu sangat penting dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,selain sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak,"pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00