Transmisi Lokal Kini Mendominasi Kasus Covid-19 di Biak Numfor

KBRN,Biak: Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor telah menerima hasil pemeriksaan Lab Litbangkes Jayapura dari 110 spesimen yang dikirim tanggal 27 Mei 2020 lalu,sebanyak   7 yang  terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal ini disampaikan Bupati Biak Numfor Herry Aro Naap yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor  di posko induk di gedung wanita Biak,Minggu (31/5/2020)

“Hari ini ada penmabahan tujuh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil spesimen Swab yang kami kirim ke Jayapura sehingga dengan penambahan tersebut secara akumulatif ada 40 pasien Covid-19  di Biak Numfor,”ujar Herry Ario Naap

“Namun yang patut kita syukuri bersama bahwa hari ini pula terdapat 14 pasien Covid-19 yang dinyatakan  sembuh setelah hasil pemeriksaan Swab sebanyak dua kali  negatif  serta tidak memiliki keluhan medis lainnya, sehingga dengan 14 pasien yang akan pulang hari ini dari ruang perawatan RSUD Biak maka total  pasien sembuh sebanyak 21 orang,”tuturnya

Herry Ario Naap selanjutnya mengajak seluruh komponen masyakarat untuk bersama-sama komitmen dalam mendukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Biak Numfor

"Penuh kebersamaan,goyong royong dari semua komponen.masyarakat, mari  satukan tekad memutus mata rantai penyebaran Covid-19,dengan sa jaga ko,ko jaga sa,kitorang semua sehat dan selamat,"imbuhnya

Sementara itu Direktur RSUD Biak,dr.Ricardo Mayor menyebutkan tujuh pasien terkonfirmaai Covid-19 hari ini, terdiri dari dua perempuan dan lima laki-laki dan terbanyak berasal dari klaster lokal.

"Sejak Maret yang kita tangani terbanyak berasal dari.klaster Jakarta dan Gowa maka kali ini klaster lokal sehingga warga masyarakat kita ingatkan kembali untuk mentaati anjuran Pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus corona ini dengan menjaga kesehatan dengan baik,melakukan social distancing,physical distancing,hindari kerumunan seperti di pusat perbelanjaan atau pusat perekonomian,,rajin mencuci tangan,dan jika bepergian menggunakan masker,"tegas dr.Ricardo.

"Dari klaster terbesar saat ini telah kita dapati transmisi di rumah-rumah penduduk selain itu catatan kami di RSUD Biak sudah lebih sembilan ibu melahirkan yang datang dengan RDT positif,nah ini dari transmisi lokal sehingga warga kami ingatkan bahwa Covid ada ditengah-tengah kita maka warga lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan besama,"ujar dr Ricardo didampingin Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor,Daud Duwiri.

Daud Duwir dalam kesempatan itu juga menjelaskan Tim Gugus Tugas tengah melakukan tracing disejumlah wilayah di Biak dan ditargetkan 7000 warga Biak akan melakukan pemeriksaan Rapid Test.

"Tim Penyelidikan Epidemilogi dari Dians Kesehatan Biak Numfor  beberapa hari ke depan akan melakukan traking terhadap klaster terbaru yaitu klaster lokal hingga ditemukan hasil kemudian akan di Rapid Test dan Swab,"ungkap Daud Duwiri.

"Selain itu juga Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Biak Numfor dan Kabupaten Supiori telah berkoordinasi dan dalam waktu dekat akan akukan tracking pemeriksaan terhadap kurang lebih 500 ASN Pemda Supiori yang berada di Biak,"pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00