Kasus Covid Melonjak,Kebutuhan Tabung Oksigen Meningkat,RSUD Biak Segera Miliki 20 Mesin Oksigen Konsentrator Portable

Persediaan Tabung Oksigen di RSUD Biak

KBRN,Biak: Peningkatan kasus Covid-19 diKabupaten Biak Numfor yang dahysat, mengakibatkan rumah sakit kewalahan bakan harus menutup pelayanan rawat jalan dan tidak menerima kunjungan /besuk pasien berlaku tanggal 3 hingga 23 Juli 2021.Selain itu, 80 persen tenaga kesehatan sempat terpapar Covid-19 dan lonjakan kasus juga berdampak pada kebutuhan tabung oksigen di RSUD Biak yang turut melonjak.

Direktur RSUD Biak,dr.Ricardo Mayor.M.Kes mengatakan, sejak angka kasus atau pasien Covid-19 semakin banyak dirawat baik di gedung perawatan khusus Covid dengan ruang tekanan negatif dan normal, kebutuhan oksigenpun di tempatnya naik drastis hingga 60 tabung perhari.

“Senin pekan ini kebutuhan tabung oksigen di RSUD Biak dengan pasien Covid yang dirawat dalam kondisi sedang hingga gawat,kami membutuhkan sekitar 50 hingga 60 tabung per hari,sebelumya berkisar 30 tabung. Sedangkan kemampuan produksi oksigen di rumah sakit ini hanya di kisaran 30 tabung oksigen per hari sehingga kami sangat kewalahan. Namun kami bersyukur Pemda Biak Numfor telah membantu 20 tabung oksigen serta ada tambahan dari produsen swasta di luar RSUD Biak dengan produksi 20 tabung oksigen perhari sehingga maksimal kemampuan persediaan 70 tabung oksigen,”ujar dr. Ricardo Mayor di Biak, Kamis (22/7/2021)

“Upaya Pemda Biak Numfor menyikapi kebutuhan tabung oksigen ini juga dengan memesan mesin oksigen konsentrator portable sebanyak 20 unit dan akan tiba dalam waktu dekat di Biak, diharapkan dapat membantu pasien yang bergejala tidak berat bisa menggunakan oksigen dengan kecepatan sekitar 5 hingga 7 liter permenit,”tuturnya.

Sementara terkait kondisi tenaga kesehatan (nakes) yang sempat terpapar hingga 80 persen dan menjalankan Isoman,saat ini sebagian besar telah kembali bekerja.

“Nakes kami sebagian besar telah kembali bekerja baik di ruang IGD hingga di ruang perawatan Covid-19 dan saat ini di ruang perawatan Covid RSUD Biak, ada 66 tempat tidur yang tersedia dengan nakes yang bertugas sebanyak 28 orang ,namun terasa kurang sehingga ditambah menjadi 48 orang ,jumlah inipun masih dirasa kurang sehingga akan kami tambah petugas.Kami mengantisipasi keterbatasan tenaga,”ungkap dr.Ricardo

Direktur RSUD Biak,dr Ricardo Mayor selanjutnya mengimbau warga untuk taat protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.

“Catatan kami, rata-rata pasien yang masuk karena Covid dan kondisi gawat sebagian besar hampir semua belum divaksin dan untuk angka kematian yang melonjak dari akhir Juni hingga hari ini lebih dari 40 kasus kematian, sehingga ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, jangan main-main dengan kasus Covid di Kabupaten Biak Numfor,jadi warga tolong kami dengan terapkan prokes dan dukung vaksinasi yang tengah gencar dilakukan pemerintah saat ini untuk masyarakat umum,”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00