Hari Media Sosial,Warga Biak Numfor diminta Bijak dan Arif Menggunakan Medsos

Hari Media Sosial 10 Juni

KBRN,Biak: Peringatan Hari Media Sosial tanggal 10 Juni menjadikan para pengguna medsos semakin lebih bijak dan memanfaatkan medsos secara positif.

Lita (40 tahun) warga Samofa mengatakan dengan berbagai platform media sosial yang terus berkembang saat ini,masyarakat Indonesia dan Papua khususnya lebh melek digital.

"Bijaklah menggunakan medsos,stop menyebarkan berita bohong atau hoaks,"tegas Lita.

Selaku akademisi, Iswahyudi,M.IP (35 tahun) mengatakan momen Hari Media Sosial 10 Juni dapat mengingatkan kembali pentingnya etika dalam bermedia sosial.

"Kita sebagai pengguna media sosial agar mengedepankan etika,lebih bijak dan cerdas,"ujar Iswahyudi.

Hal yang sama dikatakan Agies Pranoto (30 tahun) jurnalis media online di Papua. Menurut Agies tidak dipungkiri medsos dapat menjadi tempat penyebaran berita atau informasi hoaks atau fitnah,ujaran kebencian dan bahkan berujung ke ranah hukum sesuai UU ITE yang berlaku di tanah air 

"Masih ada yang tidak bijak dan cerdas  dalam menggunakan medsos dan akhirnya terjerat UU ITE,"kata Agies.

Sementara Ketua DMI Kabupaten Biak Numfor Kamarudin.S.Pd mengatakan media sosial saat ini telah menjadi sumber dan alat penyebar informasi dan hampir sama dengan media mainstream meski diakui para pewarta di media mainstream dibekali dengan pengetahuan bahkan diverifikasi maka para pengguna medsos seyogyanya juga membekali diri dengan kebijaksanaan dan kearifan.

"Saya juga termasuk aktif diberbagai platform medsos dan di Hari Media Sosial hari ini,saya berpesan untuk kita semua agar  bijak dan arif menggunakan bermedia sosial  diantaranya dengan tidak cepat membagikan sesuatu informasi yang belum terkonfirmasi ,tidak membagikan hal-hal yang patut diduga akan menimbulkan diharmonisasi ditengah kehidupan masyarakat,"ujar Kamarudin.

"Banyak pilihan konten yang bisa kita tulis atau bisa kita bagikan dalam laman medsos kita seperti pesan-pesan kebaikan,pesan persatuan ,ternasuk pesan-pesan dakwah Islamiah,"tuturnya.

"Selamat memperingati Hari Media Sosial kepada seluruh pengguna medsos di Biak Numfor,semoga kita tetap bersatu meskipun berbeda cara kita menggunakan media sosial ,"ucapnya.

Terkait kasus UU ITE, Kasatreskrim  Polres Biak Biak Numfor,Ipda Alexander Tengbunan menyebutkan di tahun 2021 pihaknya menangani dua kasus  terkait UU ITE.

"Ada dua kasus yang kami tangani dan kini dalam tahapan lidik ,berupa pencemaran nama baik yang dilaporkan dengan dua orang terlapor,sehingga dari kasus ini kami berpesan agar masayarakat lebih bijak mengunakan medsos karena dari tindakan yang dapat mengakibatkan kita terjerat UU ITE berupa penyebaran hoaks, hates speech atau ujaran kebencian, pencemaran nama baik,dan penyebaran video atau konten porno,"ungkap Kasatreskrim.

"Selamat memperingati Hari Media Sosial, lebih bijaklah dalam bermedsos dengan posting yang baik,"tuturnya.

Masyarakat juga diimbau lebih pintar dan bijak memilih dan memilah informasi yang didapat dari media sosial berupa unggahan atau postiingan yang bukan fakta dan  terkadang hanya opini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00