DPC Paroki Santa Maria Diangkat Kesurga dan Paroki Kerahiman Ilahi Biak Gelar Konfercab

KBRN,,Biak : Konferensi Cabang  Wanita Katolik Republik Indonesia ke empat  Dewan Pengurus Cabang Paroki Santa Maria Diangkat Kesurga Biak  dan Konferensi Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia pertama Dewan Pengurus Cabang Paroki Kerahiman Ilahi Biak  berlangsung di Aula Tarsisius,Jumat (5/6/2021). 

Sebanyak  lima kandidat yang maju dalam bursa pemilihan Ketua dan Wakil Ketua  Wanita Katolik Republik Indonesia DPC Biak periode 2021 – 2024 yaitu terdiri dari tiga dari Paroki Santa Maria Biak dan dua dari paroki Kerahiman Ilahi Biak.

Hasil Konfercab tersebut,terpilih Ketua dan Wakil Ketua Selfiana Patipeiluhu - Bernadeta Iryani dari Paroki Santa Maria dan Maria Kablesa - Ana Samar dari Paroki Kerahiman Ilahi.

Selfiana Patipeiluhu sebagai ketua terpilih WKRI DPC Paroki Santa Maria Biak  mengusung visi misi pemberdayaan anggota dengan mengadakan berbagai pembekalan dan pelatiahan, serta program ekternal yang menjangkau masyarakat umum.

“Visi misi kami ada dua yaitu internal dan ekseternal. Internal terkait peberdayaan anggota, bagaimana mereka memotivasi diri, mengenal jati diri, membangun sifat dan mentalitas positif melalui tugas-tugas dalam menggereja, serta melakukan pelatihan dan pembekalan seperti pembekalan management organisasi dan latihan dasar kepemimpinan bagi ibu-ibu,"ungkap Selfiana Patipeiluhu.

Selain program internal, ia mengatakan program ekseternal yang menjangkau masyarakat umum juga penting dalam kepengurusan yang di pimpinnya selama tiga tahun kedepan.

“Program eksternal kami yaitu kegiatan pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan hal-hal seperti pembinaan usaha kecil, perbaikan ekonomi keluarga, perbaikan gizi balita, lalu penyuluhan bahaya covid-19 atau yang berkaitan dengan kesehatan,"imbuhnya.

Sementara Maria Kablesa sebagai ketua terpilih WKRI DPC Paroki Kerahiman Ilahi Biak juga memiliki visi misi salah satunya mengadakan studi rohani keluar daerah bagi ibu-ibu WKRI agar lebih berkembang.

“Selama ini data mempunyai impian agar ibu-ibu WKRI ini harus ada studi keluar daerah, agar ibu-ibu bisa berkembang dan selanjutnya kemudian perlu ada perubahan dalam manajement dan organisasi, dan perlu adanya kerja sama dengan oraganisasi-organisasi sosial dari gereja lain mapun pemerintah daerah,''ujar Maria Kablesa.

Menutup rangkaian Konfercab Wanita Katolik Repubulik Indoesia kedua Paroki cabang Biak,  Pastor Paulus Dodot Kusworo, SCJ sebagai penasehat rohani WKRI menyampaikan proficiat, selamat dan sukses, serta berharap WKRI dapat berkembang dan selalu menyebarkan hal- hal positif.

“Proficiat untuk Konferensi Cabang pertama untuk WKRI Paroki Kerahiman Ilahi, dan keempat untuk WKRI Paroki Santa Maria,semoga WKRI semakin bekembang, memiliki gaung, dan menyebarkan atmosfir positif, sehingga makin banyak ibu-ibu berminat bergabung,"ujar Pastor Paulus Dodot Kusworo, SCJ.

Turut hadir Kepala Kementrian Agama Kabuapaten Biak Numfor diwakilkan Seksi Bimas Katolik, ketua-ketua Wilayah kedua paroki, dan diikuti oleh peserta Konfercab dari sepuluh ranting, serta Ibu-Ibu peninjau, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00