Bandara Frans Kaisiepo Biak Terapkan Pemeriksaan GeNose

Sosialisasi implementasi GeNose C19 di Bandara Frans Kaisiepo Biak
GeNose C19

KBRN,Biak: PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Frans Kaisiepo Biak bekerja sama dengan salah satu anak perusahaan yaitu PT Angkasa Pura Support selaku penanggung jawab pelaksanaan GeNose C19, menggandeng Farmalab sebagai penyedia alat penunjang pendeteksi Covid-19. 

GeNose C19 merupakan alat pendeteksi Covid-19 dengan menggunakan hembusan napas. Alat ini sukses diproduksi oleh Tim Ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) dan telah mendapat pengakuan dari Kementrian Kesehatan. 

"Hari ini kami melakukan sosialisasi kepada para stakeholder tentang penerapan alat penunjang pendeteksi Covid-19 ,GeNose C19 di bandara Frans Kaisiepo Biak dengan tujuan untuk pelayanan optimal bagi calon penumpang,"ujar GM.PT.AP I (Persero) Cabang Biak,Hari Budi Waluyo di Biak,Rabu (28/4/2021)

"Efektif tanggal 30 April 2021 kami terapkan GeNose C19 dan sejumlah persyaratan yang wajib dilakukan dan dimiliki oleh calon penumpang sebelum melakukan Tes GeNose C19 yaitu calon penumpang sudah memiliki tiket penerbangan, kemudian calon penumpang dilarang merokok, makan dan minum (kecuali air mineral) 30 menit sebelum melakukan tes GeNose C19 dan calon lenumpang dalam kondisi sehat,"ungkapnya.

Guna menjaga ketertiban dan keteraturan alur pemeriksaan , manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) menerapkan prosedur dan alur penggunaan GeNose C19 bagi setiap calon penumpang mulai dari tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrian. Untuk sementara, pendaftaran dapat dilakukan secara manual maupun melalui aplikasi PanggilAja.com dan aplikasi Farmalab,para calon penumpang melakukan pembayaran dan melakukan proses pemeriksaan hingga hasil pemeriksaan keluar,"tuturnya.

 "Apabila terdapat hasil positif pada pemeriksaan GeNose C19, petugas akan memberikan konsultasi, informasi dan edukasi kepada calon penumpang tersebut.Namun jika hasil pemeriksaan calon penumpang adalah negative, maka calon penumpang dapat melakukan proses keberangkatan dengan menunjukan hasil GeNose C19 kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang berada di terminal keberangkatan untuk kemudian divalidasi sebagai salah satu syarat keberangkatan, kemudian calon penumpang dapat melanjutkan untuk Check-In dengan menunjukkan surat pemeriksaan yang telah tervalidasi,"imbuhnya

Pengoperasian alat deteksi Covid-19  dilaksanakan di Klinik Bandara Frans Kaisiepo Biak,samping Kantor PT Angkasa Pura I (Persero) Biak, dibuka mulai 06.00-12.00 WIT dengan biaya bagi calon penumpang untuk 1 kali pemeriksaan GeNose C19  sebesar Rp.40.000,-

"Kami mengimbau kepada calon penumpang, agar datang lebih awal yaitu 4 jam sebelum jam keberangkatan guna menghindari terjadinya keterlambatan karena selama proses pemeriksaan dari pendaftaran sampai dengan penerimaan hasil berkisar antara 20 sampai 30 menit.Hasil dari pemeriksaan GeNose C19 hanya dapat digunakan 1 x 24 jam sesuai dengan jam keberangkatan,"pungkas Hari Budi Waluyo. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00