Kejari Biak Tetapkan Mantan Bendahara KPU Biak Numfor tahun 2014-2015 Sebagai Tersangka

Kajari Biak Numfor,Erwin Saragih,SH.M.H

KBRN,Biak: Mantan Bendahara  KPU Biak Numfor tahun 2014-2015 berinisial  MYA ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Biak Numfor.

Kepala Kejaksaan Negeri Biak Erwin Saragih, S.H.,M.H.mengungkapkan,  MYA selaku Bendahara KPU Biak Numfor tahun 2014-2015 telah di tetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka nomor : PRINT-02/R.1.12/Fd.1/02/2021, tanggal  26 Februari 2021.

Kajari Biak Numfor Erwin Saragih,SH,MH mengatakan bahwa Kasus ini  berawal dari Laporan  LSM Kampak Papua.

"Setelah Kejaksaan Negeri Biak Numfor menerima dan mempelajari laporan LSM Kampak Papua maka dilakukan penyelidikan dan stelah dilakukan penyelidikan oleh Penyidik Kejari Biak Numfor, ditemukan bukti permulaan yang cukup, dan telah memenuhi minimal 2 (dua) alat bukti sesuai pasal 184 ayat 1  (KUHAP),"ungkap Kajari di Biak,Jumat (26/2/2021)

Sebelumnya,kasus dugaan penyalahgunaan dana KPU Biak Numfor tahun 2014-2015, pihak Kejari Biak Numfor juga telah menerapkan Sekretaris KPU Biak Numfor tahun 2014-2015 berinisial H.M sebagai tersangka.

"Bahwa kami  telah memberikan kesepakatan kepada HM dan MYA dari bulan Agustus-September-Oktober-November-Desember, sebelum kasus ini kami tingkatkan ke tahap penyidikan  bulan Januari 2021 namun tidak adanya itikad baik dari H.M dan MYA  untuk mengembalikan atau menyetorkan anggaran yang tidak dapat di pertanggung jawabkan sesuai LHP inspektorat KPU Pusat sebesar Rp. 761.927.420,"tuturnya. 

Kajari Biak Numfor Erwin Saragih, S.H,M.H, mengatakan,  selama dirinya bertugas dan menjabat sebagai Kajari Biak Numfor, pihaknya  tidak akan pernah kompromi dengan yang namanya kejahatan korupsi. 

"Ini sudah komitmen saya sejak menginjakkan kaki bertugas di Kota Karang biak Numfor tanggal 5 Juni 2020 lalu. Siapa saja pihak pihak yang melakukan perbuatan pidana, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di pengadilan, nanti pengadilan yang akan memeriksa, mengadili dan memutuskan salah atau tidaknya perbuatan terdakwa," pungkas Kajari Biak Numfor kelahiran Manokwari Kota Injil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00