Kajari Biak Numfor Lantik Kasiintel dan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan

KBRN,Biak: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Biak Numfor Erwin Saragih S.H,M.H, melantik Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Dewa Gede Ari Kusumajaya, SH dan Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Rina Frieska Hartati, SH.,MH berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Biak Numfor, Senin (11/1/2021).

Kajari dalam sambutannya mengatakan promosi dan mutasi jabatan adalah hal yang biasa dan lumrah terjadi di institusi Kejaksaan Repuplik Indonesia dan hal tersebut semata terjadi untuk penyegaran dan peningkatan karir pegawai di lingkungan Kejaksaan RI.

"Mutasi dan promosi tersebut seiring adanya proses perjalanan organisasi yang terus bergerak maju secara berkesinambungan guna memenuhi tuntutan tugas yang semakin kompleks dan berkembang ,dilakukan guna mencapai kinerja yang optimal terutama memastikan terselenggaranya penegakan hukum yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat,"ungkap Kajari.

"Saya atas nama pimpinan mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada Kasi Intel dan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan yang baru saja dilantik," kata Erwin Saragih S.H,M.H.

Kajari menambahkan saat ini kepercayaan masyarakat Kabupaten Biak Numfor terhadap kinerja Kejaksaan Negeri Biak sangat baik, dan berharap Kasi Intel dan Kasi Pengolahan Barang Bukti yang baru dilantik dapat bersinergi dengan bidang lainnya di Kejari Biak Numfor sehingga tugas dan fungsi Kejaksaan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu Kasi Intel Kejaksaan Negeri Biak Numfor Dewa Gede Ari Kusumajaya, SH, mengatakan dalam tugas dan tanggung jawab sebagai Kasi Intel yang baru akan meneruskan tugas dan tanggung jawab.

"Saya masih baru di sini dan akan lebih mengenal wilayah kerja saya dulu dan tentu meneruskan tugas dan pekerjaan dari Kajari," ujar Kasi Intel.

Selaku Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Biak Numfor,Rina Frieska Hartati, SH.,MH menyebutkan dalam tugas dan tanggung jawab yang baru lebih memperhatikan pengolahan barang bukti.

"Pengolahan barang bukti dan barang rampasan ini ada yang dari tindak pidana umum dan khusus,untuk itu bersinergi dengan dua bidang ini, karena eksekusi dari keputusan itu hanya pelaku saja atau tindak pidana badan tetapi barang bukti cenderung dilupakan, karena putusan hakim juga berlaku ada pada barang bukti yang dikembalikan kepada yang berhak, maka kami langsung mengembalikannya kepada yang berhak," pungkas Rina Frieska 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00