Polres Biak Numfor Rilis Capaian Akhir Tahun 2020

KBRN,Biak: Sepanjang tahun 2020 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Biak Numfor menangani 419 kasus tindak kriminalitas.

Hal itu disampaikan Kapolres Biak Numfor AKBP Andi Yoseph Enoch, S.I.K, saat rilis akhir tahun di Mapolres Jalan Diponegoro Biak Selasa (29/12/2020).

"Penyidik Reskrim Polres Biak Numfor menerima  sebanyak 419 perkara, jumlah tersebut hampir sama jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu," kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol  Maulia Kuswicaksono,SIK,Kasatreskrim AKP Oscar Fajar Hadian,SIK,Kasat Lantas AKP Junan Plitomo,S.Sos dan Kasatresnarkoba Iptu Padan Purba.

"Jumlah 419 kasus dengan penyelesaian sebanyak 261 perkara dengan kategori penyelesaian  yang dinyatakan P21  sebanyak 129 perkara,ADR (Restorative Justice atau kekeluargaan ) sebanyak 248 perkara,penghentian  penyidikan  1 perkara, penghentian  penyelidikan karena tidak cukup bukti sebanyak 4 perkara,dilimpahkan 4 perkara, sehingga  penyelesaian penanganan  perkara oleh Satreskrim Polres Biak Numfor mencapai 62 persen,”ungkap Kapolres 

Adapun Laporan Polisi yang masih dalam penanganan dan menjadi tunggakan  perkara  di tahun 2020 oleh Sat Reskrim Polres Biak Numfor berjumlah 158 perkara diantaranya masih dalm proses penyelidikan sebanyak 128 perkara,proses penyidikan 20 perkara  dan yang telah pemberkasan atau tahap 1 sebanyak 10  perkara,dan tunggakan kasus ini didominasi kasus pencurian, pencurian dengan pemberatan, penganiayaan dan pengeroyokan.  Kasus yang menarik perhatian yakni kasus pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil yang terjadi di tahun 2020 dan kasus penganiayaan mengakibatkan kematian yang terjadi di malam Natal, Kamis (24/12/2020).

"Kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian dilakukan YR (51 tahun) terhadap istrinya Meri Tunang (46 tahun) akibat enam tusukan ditubuh korban karena motif cemburu,"kata Kapolres.

Pelaku beserta barang bukti (BB) telah diamankan di Polres Biak Numfor dan  akan dijerat pasal berlapis yakni pasal 338 tentang pembunuhan,pasal 340 tentang pembunuhan berencana,pasal 351 ayat (3) penganiayaan mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman mulai 7 tahun hingga 20 tahun.

Sementara  AI (35 tahun)  pelaku pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil di Biak berhasil ditangkap jajaran Polres Manokwari Papua Barat dengan kasus yang sama.

"Pelaku AI dan sindikatnya saat ini diamankan di Polres Manokwari dan selanjutnya tim penyidik Reskrim Polres Biak Numfor akan berangkat ke Manokwari untuk melanjutkan penyelidikan kasus tersebut,"tutur Kapolres

Selain penanganan kasus pidana umum tersebut, Satreskrim juga menangani 8  perkara  tindak pidana korupsi (tipikor) yaitu 2 diantaranya dalam proses penyidikan (sidik) dan 6 penyelidikan.

“Dua kasus penyelidikan yaitu satu kasus Prospek di SP3 (dihentikan) karena tidak cukup bukti dan satu kasus Restra  telah P21 telah dilimpahkan atau tahap II ke Kejaksaan Negeri Biak  dengan kerugian  sebesar  Rp.515.760.000, sedangkan enam kasus penyelidikan yaitu empat kasus dihentikan  penyelidikannya (SP-2) dan dua kasus dalam proses Penyelidikan yaitu Audit Investigasi oleh APIP,”jelasnya.

Selama tahun 2020 Sat Reskrim Polres Biak Numfor telah berhasil menyelamatkan  keuangan negara  baik dalam bentuk uang atau setoran ke Kas Negara maupun dalam bentuk barang dengan total Rp 2.030.497.849 dengan  sumber dana APBN dan APBD.

Sementara untuk penanganan kasus narkoba, dari Satresnarkoba Polres Biak Numfor berhasil mengungkap 16 kasus sepanjang tahun 2020 dengan 16 tersangka dan barang bukti berupa  ganja sebanyak 170 gram dan 10 gram sabu. Para pelaku ada yang telah diproses hingga disidangkan dan divonis ,bahkan ada pelaku yang melakukan kembali perbuatan yang sama

Perkara yang ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Biak Numfor ditahun 2020 sebanyak 237 kasus dengan total kerugian material mencapai Rp. 3.250.197.00 244 dan jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2019 yang hanya berjumlah Rp 496 juta lebih. Penyelesaian perkara dengan ADR sebanyak 153 kasus ,sedangkan kasus yang masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan sebanyak 84 kasus,sedangkan jumlah tilang dilakukan sebanyak 2000 lembar dan teguran 500 lembar. 

“Satlantas Polres Biak Numfor mencatat untuk jumlah lakalantas di tahun 2020 meningkat dengan korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, luka berat 105 orang dan luka ringan 224 orang,sedangkan tahun lalu yang meninggal dunia 14 orang,”ungkap AKBP Andi Yoseph Enoch.

Selanjutnya Kapolres mengimbau warga masyarakat Biak Numfor untuk tetap menjaga kamtibmas khusus di jelang akhir tahun dengan tidak melakukan kegiatan atau acara pergantian tahun dan juga tetap displin menerapkan protokol kesehatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00