Diduga Bunuh Diri,WNA Asal Perancis Ditemukan Meninggal di Biak

KBRN, Biak: Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis Olivier Massias (49 tahun) ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di atas pohon cemara di jalan raya Adibay,Kampung Anjeraw Distrik Samofa ,Biak Numfor,Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 04.40 wit.

Kasat Reskrim Polres Biak Numfor Iptu Oscar Fajar Hadian mengungkap pihaknya menerima laporan dari warga  bahwa ditemukan seseorang yang gantung diri di atas pohon.

"Penemuan mayat WNA tersebut berdasarkan keterangan dua orang saksi yang melintas di pagi hari dan melihat seseorang yang  berada di pohon cemara dalam kondisi gantung diri dan dari laporan tersebut,Tim Identifikasi Satreskrim dan Unit Reaksi Cepat (URC) Poliklinik Polres Biak Numfor beregerak menuju TKP dan melihat kondisi korban serta menerima keterangan saksi dan selanjutnya kami berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Biak untuk membawa korban ke RSUD Biak untuk dilakukan pemeriksaan visum luar dan telah dibuatkan surat kematian oleh dokter forensik RSUD Biak,”ujar Iptu Oscar di Biak, Selasa (7/7/2020)

“Kami juga telah memeriksa tempat tinggal korban dan mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban diantaranya satu unit laptop,hardisk, Kartu Keluarga ,akte nikah,dan kesemua dokumen tersebut akan kami koordinasikan dengan pihak terkait untuk keabsahannya,”tuturnya

Sementara itu Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Hermawan Ragil Putra menambahkan imigrasi Biak membantu dalam membatalkan Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS)  korban dan melaporkan ke pihak Kedubes Perancis di Jakarta.

“Kami menerima laporan dari pihak Polres Biak Numfor tentang seorang WNA asal Perancis yang diduga bunuh diri dan dari laporan tersebut kami tindaklanjuti dengan membantu dalam hal membatalkan ijin tinggalnya/domisilinya  berupa KITAS dan membantu melaporkan ke pihak Kedutaan Perancis bahwa ada warga negaranya yang meninggal dunia di Biak karena dia di sini tinggal di Indonesia menggunakan KITAS sponsor dari istri karena menikah dengan seorang WNI,”ungkap Hermawan Ragil

“Andai nanti dari pihak sponsor menyetujui untuk pemakaman korban di Indonesia maka akan didokumentasikan sebagai laporan kami ke pimpinan Kanwil di Jakarta,jadi dasarnya adalah pembatalan ijin tingganya,”imbuhnya

Hingga saat ini, pihak kepolisian tengah mengkonfirmasi ke pihak keluarga korban untuk kepastian  pemakaman korban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00