Kementerian Pertahanan Tinjau Lokasi Proyek PLN di Makodam XVII/Cenderawasih .

KBRN,Biak  - Kementerian Pertahanan yang diwakili oleh Kolonel Czi Suardi Samiran beserta jajaran yang tergabung dalam Tim Penelitian dan Klarifikasi Kementerian Pertahanan bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Maluku Papua melakukan peninjauan lokasi proyek tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura  Kamis (8/4 2021 ).

Kegiatan ini merupakan lanjutan koordinasi antara Kodam XVII/Cenderawasih dan PLN UIP Maluku Papua bersama Kementerian Pertahanan di Jakarta minggu lalu.  "Saat ini kami sedang melakukan verifikasi kepastian ukuran luas tanah, serta memastikan ke Kodam XVII/Cenderawasih bahwa tanah ini tidak mengganggu tugas dan fungsinya, sehingga harapannya bisa dibangun proyek tower ini," jelas Kolonel Suardi didampingi Aslog Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Czi Eko Pujianto Cahyo Putro, S.Sos. di Makodam XVII/Cenderawasih.

Sementara itu, PT PLN UIP Maluku Papua diwakili Donald Silaen selaku Manajer Unit Pelaksana Proyek (UPP) Papua, mengungkapkan akan segera melengkapi persyaratan administrasi agar proses pembangunan tower SUTT segera dilaksanakan. "Tentunya setelah kegiatan ini, kami akan menyiapkan semua dokumen persyaratan dan terus berkoordinasi dengan Kodam XVII/Cenderawasih," ungkap Donald.

Sebagai bentuk dukungan Kementerian Pertahanan kepada PT PLN (Persero), kegiatan verifikasi ini diharapkan menjadi dasar agar pembangunan proyek SUTT sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) segera terlaksana. "Usai tinjauan lapangan ini, selanjutnya akan dilakukan proses administrasi berjenjang ke Pengelola Barang, yakni Kementerian Keuangan, guna mendapat penetapan besaran sewa yang rencana dilakukan selama  jangka waktu 50 tahun dan dapat diperpanjang," pungkas Kolonel Suardi.

PLN UIP Maluku Papua terus berupaya meningkatkan keandalan listrik melalui Proyek SUTT 150 kV GI Skyline - GI Angkasa. Ada total 34 tower SUTT dan tiga tower di antaranya masuk di lahan Makodam. Proyek ini merupakan lanjutan dari sistem jaringan listrik tegangan tinggi yang sudah beroperasi sejak 2016 dari energi yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Holtekamp, serta Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Genyem, Distrik Unurumguay.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00