Warga Keluhkan Harga Telur Melambung di Biak

KBRN,Biak: Telur salah satu komoditi yang hingga saat ini sulit diperoleh oleh warga masyarakat khususnya pelaku usaha pembuat kue di Biak

Sejumlah pembuat kue maupun ibu rumah tangga  yang ditemui di pasar atau di toko keluhkan langkanya telur yang diperlukan sebagai salah satu bahan dasar pembuat kue maupun hampir di setiap masakan.

“Saya ini penjual kue,setiap hari membuat kue dan membutuhkan telur,sedangkan kondisi telur  langka mulai jelang Natal sampai sekarang,kalaupun ada diperoleh di toko, harganya melambung dari Rp 50-55 ribu per rak menjadi Rp80-90 ribu per rak,”ujar Santi,salah satu penjual kue di Biak,Rabu (8/1/2020).

Hal yang sama dikatakan pedagang sembako di Biak,Butet yang mengakui kekosongan stok telur baik lokal maupun dari luar,dan terbatasnya stok berdampak pada harga telur meningkat.

“Sejak seminggu sebelum Natal sudah habis stok telur saya di sini,terakhir dijual Rp.70.00- per rak dan sampai sekarang lagi kosong,menunggu telur dari luar Biak melalui kapal laut,kemungkinan tiba besok lusa,sementara  produksi lokal juga terbatas,”kata Butet

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Biak Numfor I Made Suaryadana mengungkapkan kelangkaan telur akibat permintaan kebutuhan telur yang meningkat jelang Natal dan Tahun Baru namun dirinya memastikan ketersediaan telur lokal.

“Kelangkaan telur karena bertepatan dengan momen  hari Natal dan Tahun Baru dengan permintaan kebutuhan telur yang meningkat,namun saya menjamin bahwa persediaan telur lokal tetap ada di peternak ayam petelur di Biak,jadi silahkan bisa dibeli langsung ke setiap peternak ayamnya,”ujar I Made Suaryadana.

“Dalam waktu dekat saya juga akan mengumpulkan Asosiasi Peternak Ayam Petelur Biak Numfor untuk memastikan produksi telur dan komitmen untuk ketersediaan telur lokal sehingga tidak terjadi kelangkaan dan dikeluhkan warga,terlebih saat  ini Biak dinyatakan swasembada telur,”pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00