Badan Pertanahan Nasional (BPN) Biak Numfor Targetkan Selesai 1000 Sertifikat Tanah 2022

Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Biak Numfor Imam Buchori,S.ST
Kantor BPN Biak Numfor

KBRN, Biak. Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Biak Numfor Papua,  menargetkan penyelesaian Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),  Sertifikasi sebanyak 1000 bidang tanah pada tahun 2022.

Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan (PKP), kabupaten Biak Numfor, Imam Bukhori,S.ST,  mengatakan BPN Biak,  menetapkan 4 Lokasi untuk program PTSL tahun ini .

“Kantor Pertanahan Biak Numfor, PTSL itu pendaftaran ematis  lengkap, kita targetkan ada 1000 sertifikat, da nada 500 bidang pemetaan dan 290 kampact, dan ini adalah program gratis dari pemerintah dengan syarat  harus  ditetapkan dulu lokasinya dan tidak semuanya sertifikasi gratis ini berlaku di semua daerah maupun desa”

Dikatakan , khusus tahun 2022 ini, pihak BPN Biak  , telah tetapkan empat lokasi program sertifikat gratis yakni di kampung Wodu, Rarkimbon, Wurdori dan Wariesi .

Lebih lanjut , Imam Bukhori mengakui BPN,  kabupaten Biak Numfor,  seringkali menemui kendala dalam proses pelaksanaan program PTSL, termasuk kendala internal sendiri maupun di lapangan.

“Secara  interen memang ada kendala hanya  seputar  teknis saja, dipemeiharaan data atau intenens, karena data kita ini begitu kita entry langsung terbaca di di pusat termasuk di base data” pungkasnya.

Imam Bukhori,S.ST, menyebutkan BPN, memberikan kemudahan kepada masyarakat bisa  mengakses informasi dan layanan pertanahan dimana pun dan kapan pun, melalui “Aplikasi Sentuh Tanahku” yang diluncurkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

“Apa bila masyarakat menemui kendala terkait permasalahan dataa kepemilikan tanah, kami harapkan dapat mendatangi Badan Pertanahan Nasional (BPN), kabupaten Biak Numfor,  terkait pengurusan ataupun pembelian tanah,  agar menghindari terjadinya sengketa tanah di kemudian hari.” tambahnya .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar