Dihari Jadi ke-9, OJK Peduli Pendidikan Serahkan Bantuan Tunai

KBRN, Bengkulu - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu memberikan bantuan berupa uang tunai kepada Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Ba'ani, Kandang Mas Kota Bengkulu, Jum'at (13/11/2020) lalu. 

Kepala OJK Provinsi Bengkulu mengatakan, sebagai bentuk kontribusi dan  kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama pada peningkatan kualitas kesejahteraan dan kecerdasan anak bangsa, pihaknya telah melaksanakan kegiatan bakti sosial terhadap dunia pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan kurang mendapat perhatian.

Bantuan tersebut berupa uang tunai dengan nominal Rp. 136.841.250,00 yang diserahkan langsung oleh kepala OJK Bengkulu  Tito Adji S dan diterima oleh Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Albani, Sri Kustini.

"Kepada keluarga besar MI Albani, betapa pentingnya keberlangsungan pendidikan, karena pendidikan merupakan peluang untuk mengubah masa depan. Oleh karena itu dengan bantuan sosial dalam rangka HUT OJK ke 9 ini, merupakan bukti komitmen OJK terhadap dunia pendidikan, hal ini sesuai dengan tema HUT OJK ke 9 tahun 2020 yaitu One OJK Bakti Membangun Negeri," pesan Tito Adji S.

Senada dengan itu, Kepala sekolah Mi Albani juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Kantor OJK Provinsi Bengkulu. Mengingat bantuan ini sangatlah diperlukan demi keberlangsungan sekolahnya, terutama memfasilitasi warga kurang mampu dalam mengenyam pendidikan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada OJK yang telah membantu kami dalam hal kebutuhan finansial sekolah,  Insyaallah kami akan pergunakan dengan sebaik mungkin dan seamanah mungkin, semoga dengan bantuan materi ini, MI Albani bisa lebih banyak membantu masyarakat yang rentan dan kekurangan biaya untuk tidak terputus pendidikan" ucap Sri Kustini.

Lebih lanjut ditambahkan, tentu dengan adanya bantuan dan uluran tangan dari Kantor OJK Provinsi Bengkulu, akan meringankan beban finansial untuk akomodasi dan keperluan sekolah. 

Apalagi Sekolah MI Albani ini merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak kurang mampu dan yatim piatu di lingkungan sekitar Kelurahan Kandang Mas. 

Selain itu sekolah ini dimiliki oleh yayasan pribadi dan didedikasikan untuk membantu warga lingkungan sekitar.

Kemudian ia meneritakan, sejak berdiri tahun 2016, Madrasah Ibtidaiyah Swasta AL-BA’ANI Kandang Mas belum pernah mendapatkan bantuan oleh Pemerintah maupun pihak swasta lainnya. Bahkan fasilitas yang ada saat ini dalam keadaan tidak layak dan banyak mengalami kerusakan. Ruang kelas yang berjumlah 6 (enam) ruangan, dengan kondisi lantai semen berlubang, pecah-pecah dan berdebu  sangat mengganggu aktifitas belajar mengajarserta kesehatan siswa dan guru. 

Lalu sekolah ini juga tidak memiliki perpustakaan dan ruangan untuk guru-guru. Selanjutnya, untuk ruang guru saat ini menggunakan/memanfaatkan salah satu sisi/emperan masjid sekolah.

"Harapan kita dengan adanya bantuan ini anak-anak tidak di bebankan biaya SPP dan uang bangunan, sehingga sedikit membantu keluarga yang terdesak akan ekonomi" tutup Sri Kustini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00