Besok, Kantor Bahasa Bengkulu Berikan Penghargaan Untuk Media Massa

KBRN, Bengkulu : Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), akan memberikan penghargaan bahasa untuk media massa se-Provinsi Bengkulu, pada Senin, (25/10/2020) besok.

Pemberian penghargaan bahasa bagi media massa tahun 2020 ini, merupakan bagian dari kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, yang sudah berlangsung sejak tanggal 24 September lalu, diawali dengan penyerahan berkas dari media massa, baik cetak maupun elektronik untuk di nilai.

Ketua Pelaksana Kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Drs. Syamsurizal, M.Pd menyatakan, dari 25 media massa yang di undang, hanya diikuti 13 media massa, baik cetak dan elektronik.

Sedangkan berkas yang di nilai, antara lain, tiga artikel berita utama, tiga artikel tajuk rencana dan tiga artikel bebas, yang terbit antara Juni dan Agustus 2020, untuk media cetak.

Lalu satu naskah siaran gelar wicara (talk show), dan hasil rekamannya. Kemudian, satu naskah siaran liputan kegiatan dan hasil rekamannya, untuk media elektronik.

Menurutnya, tujuan utama pemberian penghargaan bahasa ini, untuk meransang bagi media massa se-Provinsi Bengkulu agar terpancing menggunakan sekaligus memiliki kemauan yang lebih besar di dalam mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia pada media massanya masing-masing.

“Tujuan lain, agar media massa di Bengkulu ini tidak sampai mengabaikan aspek kebahasaan, tepatnya, ejaan, pilihan kata, kalimat, paragraf dan lain sebagainya,” terang peneliti sekaligus penyuluh Kantor Bahasa Bengkulu pada Minggu, (25/10/2020) kepada rri.co.id.

Lebih lanjut ia menambahkan, dari penilaian dewan juri, terdiri atas orang-orang yang berkompeten di bidang bahasa Indonesia, diantaranya, Dr. Fairul Zabadi dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dra. Fitri Adona, dosen Politeknik Universitas Andalas dan wartawan Semangat, serta Dra. Yanti Riswara, dari Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, di peroleh 5 media massa yang bahasanya di anggap lebih baik dan terbaik.

Sementara untuk kriteria penilaiannya adalah, satu naskah siaran berita dan hasil rekamannya. Selanjutnya, juga di nilai adalah, ejaan (20 persen), bentuk dan pilihan kata (25 persen), kalimat (25 persen), intonasi (20 persen), kesesuaian antara topik, dan isi berita (10 persen).

“Untuk lima media massa yang akan mendapatkan penghargaan bahasa ini, akan diumumkan besok. Jadi tunggu saja, tapi yang jelas berhak mendapatkan penghargaan dari Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, berupa uang pembinaan, piagam, dan pelakat,” demikian Syamsurizal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00