Edukasi Pelestarian Ikan Dilindungi

Wartawan RRI mengunjungi salah satu pusat pelayanan Educarium milik Balai Karantina Ikan Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Melestarikan keberadaan ikan dilindungi, Balai Karantina Ikan Provinsi Bengkulu membuka layanan edukasi akuarium atau educarium kepada masyarakat dan kalangan pelajar.

Kepala Balai Karantina Ikan Bengkulu Sugeng Prayogo mengatakan melalui layanan ini masyarakat dapat melihat berbagai macam jenis ikan yang dilarang dan dilindungi di Indonesia.

Pihaknya telah sejak lama membuka layanan educarium bagi masyarakat umum. Akan tetapi hanya sedikit masyarakat yang mengetahui hal ini. Padahal di educarium, masyarakat bisa mengetahui jenis-jenis ikan yang dilarang dan dilindungi di Indonesia.

"Jadi di Educarium ini, banyak jenis-jenis ikan yang dilarang untuk ditangkap dan dilindungi seperti blied piranha, lobster, Gren teror gudeon, blackcat fish Papua, ikan arwana hijau, red devil, glissama aprion, sepat madu, silver dolar, rainbow peacock, wader, dan blue polar perriot," kata Sugeng, Kamis (11/8/2022).

Sugeng mengaku, selain ikan ada juga hewan yang dilindungi seperti kura-kura daun, kura-kura ambon, dan penyu hijau. Hewan-hewan tersebut sengaja dihadirkan di Educarium agar pengunjung yang datang ke sini bisa mendapatkan informasi bahwa itu tidak boleh ditangkap sebab dilindungi mengingat statusnya yang hampir punah.

"Jadi ketika ada masyarakat yang berkunjung ke Educarium kita juga jelaskan bahwa ikan dan hewan-hewan air seperti kura-kura dan penyu itu termasuk hewan yang dilindungi," ujar Sugeng.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Educarium di BKIPM Bengkulu dapat berkunjung setiap hari Sabtu dan Minggu. Dimana layanan dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB.

"Untuk masyarakat umum silahkan berkunjung setiap hari Sabtu dan Minggu, melapor di Sekurity kita nanti diarahkan ke educarium," kata Sugeng.

Sementara itu, bagi sekolah yang ingin mengadakan kunjungan atau tour di Balai Karantina Ikan Bengkulu dapat memasukkan surat. Nanti setelah surat diterima pihaknya, mereka diperbolehkan melakukan kunjungan baik dari hari Senin hingga Rabu.

"Kalau untuk sekolah, atau PAUD di daerah yang ingin berkunjung ke Balai Karantina Ikan silahkan memasukkan surat pemberitahuan terlebih dahulu," tuturnya.

Selain itu, Sugeng mengaku, setiap masyarakat umum maupun sekolah yang melakukan kunjungan ke educarium di Balai Karantina Ikan Bengkulu tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. 

"Jadi untuk masuk ke educarium ini tidak ada biaya sama sekali dan itu gratis," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar