Pelajar Bengkulu Didorong Tonton Tayangan Sehat

KPID menggelar literasi media mendorong tontonan berkualitas

KBRN, Bengkulu : Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu terus melakukan pembenahan dalam menata penyiaran di Bumi Raffesia. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Literasi Media di 34 lingkungan sekolah di Provinsi Bengkulu, sejak Rabu (10/8/2022).

Wakil Ketua, Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Bengkulu, Fonika Thoyib mengatakan kegiatan bertajuk ‘Bengkulu Memilih Tontonan Berkualitas’ yang digagas oleh bidang kelembagaan ini secara langsung menyasar anak sekolah untuk diberikan sosialisasi.

Fonika mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi agar mampu membendung dampak-dampak negatif dari konten siaran yang bisa diakses dengan mudah ketika menggunakan perangkat digital.

"Sebab dewasa ini kami melihat bahwa tayangan televisi, juga siaran radio tanpa permisi masuk ke rumah-rumah yang kemudian dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang tua. Melalui literasi media, KPID ingin pelajar jadi insan cerdas memilih tayangan yang layak," papar Fonika.

Selanjutnya, dalam kegiatan ini ditekankan tentang dampak apa saja yang didapatkan ketika anak menonton tayangan tak berkualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Fonika dalam materinya menekankan soal etika, resistensi, alami dalam transformasi digital, yang mana kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.

“Sehingga etika penting untuk membuat para pengguna media sosial mengalami komunikasi sebagai suatu dunia yang meneguhkan kebersamaan mereka sebagai digital citizens,” jelas Fonika.

KPID berharap peserta yang hadir bisa menjadi agen untuk menyampaikan ke masyarakat agar tidak larut terbawa arus tayangan yang sekadar tontonan tidak jadi tuntunan.

“Yang perlu dilakukan masyarakat agar tidak terbawa arus siaran televisi adalah memilih acara yang bermanfaat, cerdas dalam menonton, dan kritis dalam mensikapi tontonan,” ungkapnya.

Kepala SMPN 1 Kota Bengkulu, Mukhtarimin menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya apa yang dilakukan KPID sangat bermanfaat, apalagi materi yang dipaparkan sangat berguna terlebih khusus untuk siswa yang hadir.

Tak hanya itu, Literasi Media menonton tayangan sehat menjadi acuan bagi siswa dan orangtua agar keterbukaan informasi dan perkembangan media sosial dan media elektronik dapat disikapi dengan bijak dan positif.

"Sosialisasi ini menunjang apa yang kami sampaikan terhadap para siswa. Keterbukaan informasi ketika tidak diarahkan maka akan disalahgunakan. Harapan kami, pendidikan ini menjadi acuan siswa untuk sama-sama menyikapi perkembangan digital dengan bijak dan positif. Terlebih pengetahuan tentang digitalisasi akan membantu mereka menjadi lebih berkembang serta bisa menjadi orang-orang sukses dengan memanfaatkan digitalisasi,” ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar