Legislator Nilai Penerapan IKM di Bengkulu Perlu Persiapan Matang

Zulasmi Oktarina

KBRN, Bengkulu : Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Zulasmi Octarina, SE menilai, Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) terutama tingkat SMA, SMK dan SLBN di Provinsi Bengkulu, harus dipersiapkan dengan matang.

Mengingat dalam IKM juga terdapat kombinasi dengan era digitalisasi 4.0 seperti saat ini.

"Kita dari legislatif pada prinsipnya mendukung keberadaan kurikulum merdeka, terlebih dalam penerapannya semata-mata demi kebaikan ataupun peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di daerah ini. Hanya saja, kita tetap mengingatkan, dalam penerapannya nanti harus dipersiapkan secara matang," kata wanita yang akrab disapa Rina pada Selasa, (9/9/2022).

Lanjut Rina, kurikulum merdeka ini secara tidak langsung mengusung selogan merdeka belajar. Dimana para siswa menjadi lebih berperan aktif ketimbang guru, terutama pada saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

Hanya saja lagi-lagi untuk mewujudkan agar siswa dapat berperan aktif saat KBM itu, bukan perkara mudah dan hal tersebut menjadi tantangan bagi seorang guru, terutama harus berperan besar dalam mewujudkan situasi merdeka belajar, sebagaimana yang diharapkan IKM.

"Kita minta juga OPD bersama stakeholder terkait lainnya, jangan lepas tangan begitu saja. Harus turut berperan dalam melakukan persiapan," ujar anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong ini.

Lebih jauh ia menambahkan, karena dalam IKM ini juga mengkombinasikan dengan era digitalisasi, maka harus dipersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan minimal secara bertahap dulu.

Contoh kecilnya saja, kalau tidak ada perangkat seperti buku, bagaimana siswa dapat berperan aktif ketika mengikuti proses KBM.

“Lagi tugas dinas teknis dan pihak sekolah melengkapinya. Tapi ingat jangan juga memberatkan siswa," tukas Rina.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar