DPRD Kota Bengkulu Meminta Disdikbud Kota Bengkulu Evaluasi PPDB

KBRN, Bengkulu: Pihak DPRD Kota Bengkulu menilai Penerimaan Peserta Didik Baru – PPDB di Kota Bengkulu khususnya jalur zonasi tingkat SMP perlu untuk dievaluasi sehingga tahun depan, keluhan terkait banyaknya siswa yang tinggal di jalur zonasi terlempar dan mendapatkan sekolah jauh dari tempat tinggal bisa diminimalisir.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Marliadi menyampaikan pelaksanaan PPDB jalur zonasi yang sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir seharusnya menjadi catatan pihak penyelenggara dalam hal ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu bersama satuan pendidikan agar melakukan langkah-langkah antisipasi.

Hal ini dilakukan agar warga sekolah yang benar-benar tinggal di sekitar sekolah bisa diakomodir, tidak justru terlempar ke luar zonasi karena banyaknya siswa pendatang yang menggunakan trik Kartu Keluarga menumpang.

"Misalnya saja warga yang dari dulunya menghibahkan tanah untuk sekolah dengan harapan agar anak cucu mereka bisa bersekolah disana, namun dengan pertumbuhan penduduk saat ini, banyaknya perumahan bahkan warga yang mengontrak atau menyewa belum lagi warga yang sengaja memindahkan anaknya dari satu atau dua tahun sebelum PPDB, warga penduduk asli ini akhirnya terpinggirkan dan terlempar dari zonasi sekolah. Ini kan cukup menyakitkan hati bagi mereka," ujar Marliadi dalam Dialog Interaktif Bengkulu Menyapa RRI Bengkulu, Rabu (6/7/2022) yang diharapkan menjadi perhatian pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu pada masa yang akan datang.

Disamping itu pihak penyelenggara juga diminta mempertimbangkan warga sekolah yang tinggal di beda Kecamatan dengan minim sarana sekolah bahkan tidak ada sekolah, yang pasti terimbas penetapan jarak sekolah dengan rumah.

"Karena mau tidak mau, siswa yang tinggalnya di Kelurahan yang tidak ada sekolah kalah dengan prioritas warga di kelurahan dengan wilayah Kecamatan terdekat dengan sekolah." ungkap Politisi Gerindra itu sembari mencontohkan warga usia sekolah yang tinggal di Kecamatan Sungai Serut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Sehmi Alnur mengatakan kedepan pihaknya melalui panitia merencanakan juga akan melakukan verifikasi alamat warga sekolah yang mendaftar untuk memastikan tempat tinggal sehingga mengakomodir lebih banyak warga yang benar-benar bertempat tinggal di sekitar zona sekolah.

Selain itu, juga akan diberlakukan zona sosial bagi warga yang dianggap benar-benar layak untuk bersekolah tertentu, apalagi dari beberapa history sekolah di Kota Bengkulu terdapat lahan sekolah yang sebelumnya dihibahkan warga pendahulu yang berharap anak cucu mereka nantinya bisa bersekolah di tempat itu yang secara sosial menurut Sehmi perlu untuk dipertimbangkan dan diprioritaskan. (Lns)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar