Prihatin, KONI Butuh Pemimpin Niat Majukan Olahraga

KBRN, Bengkulu : Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Bengkulu M. Saleh menyampaikan, keprihatinan atas yang terjadi dengan organisasi olahraga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, saat ini tengah di lirik aparat penegak hukum.

Bahkan berprosesnya kasus KONI Bengkulu, aparat Kepolisian Daerah (Polda) telah memanggil para saksi yang berasal dari Pengprov Cabang Olahraga (Cabor). Terlebih baru-baru ini rumah kediaman Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron, telah digeledah aparat.

Dengan kondisi demikian, KONI Bengkulu dinilai membutuhkan seorang pemimpin yang benar-benar memiliki niat baik untuk memajukan olahraga, khususnya di Provinsi Bengkulu. Apalagi dikabarkan akan di gelar Musyarawah Provinsi Luar Biasa (Musprovlur).

"Saya juga sempat membaca pemberitaan akhir-akhir ini terkait kondisi KONI di Provinsi Bengkulu. Belum lagi yang terakhir mulai bermunculannya sejumlah nama yang ingin menjadi Ketua KONI Provinsi Bengkulu. Ini secara tidak langsung menunjukkan banyak yang peduli dengan kondisi KONI," ungkap M Saleh yang turut menyoroti dan prihatin dengan kondisi KONI Provinsi Bengkulu pada Minggu, (14/3/2021).

Menurut Saleh, siapa pun nanti yang terpilih memimpin KONI Provinsi Bengkulu, pihaknya dengan memiliki 1 suara diharapkan agar yang memimpin KONI benar-benar dapat membuat kemajuan olahraga di Provinsi Bengkulu.

"Jika kita menganalisa kondisi KONI saat ini, memang dibutuhkan langkah-langkah kongkrit menyelamatkannya. Mudah-mudahkan Ketum yang baru dapatkan diwujudkan," harap Saleh yang juga menjabat Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini.

Lebih lanjut Saleh yang belum memiliki niat untuk ikut maju dalam bursa calon Ketua KONI menambahkan, untuk memajukan olahraga di Provinsi Bengkulu juga dibutuhkan kerjasama dengan stakeholder lainnya. Untuk itu pengurus KONI yang baru agar membuka diri dan ruang. Mengingat tanpa kerjasama, mustahil olahraga bisa maju.

"Kalau saya hanya ingin tetap fokus mengurus PTMSI, sehingga nantinya bisa melahirkan atlit-atlit berkualitas, dan mampu menoreh prestasi hingga internasional. Untuk kegiatan, selain fokus pada kepengurusan PTMSI tingkat kabupaten/kota, kita juga tengah menyiapkan atlit dalam menghadapi Popnas. Semoga, KONI Bengkulu juga melakukan pembinaan hingga nama daerah bisa terangkat dari prestasi olahraga," demikian Saleh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00