Irwan Alwi Target Binaraga ke Vietnam

BENGKULU, KBRN: Usai ditunjuk sebagai Presiden Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI), Irwan menegaskan dirinya kini fokus menuntaskan legalitas organisasi agar bisa tampil di SEA GAMES Hanoi, Vietnam.

Irwan menjelaskan pembentukan PBFI memang tak lepas dari desakan federasi binaraga dan fitnes internasional. Apalagi bakal ada momentum Sea Games yang akan dipusatkan di Hanoi, Vietnam. Vietnam, kata Irwan, mengusulkan cabor binaraga dipertandingkan.

Awalnya, realisasi pemisahan binaraga, angkat besi dan fitnes dari PABBSI sudah disepakati setelah gelaran PON Papua 2021. Keputusan itu lahir dalam rapat kerja luar biasa yang diselenggarakan akhir Desember 2019 lalu

"Karena desakan-desakan dari federasi internasional, maka binaraga harus berpisah dari PABBSI karena tiga cabor yang ada di PBFI juga punya federasinya masing-masing," kata Irwan Alwi.

Meski begitu, Irwan mengakui tahapan pemisahan sampai dengan pengakuan legalitas organisasi itu bukan perkara gampang. Mulai dari akta notaris sampai disahkan dalam dokumen negara dan lainnya butuh waktu panjang.

"Tahapan mengurus legalitas administrasi negara, pengakuan dari Kemenpora, dari KONI. Lalu harus segera menghadap KOI, karena terkait even internasional itu ada di bawah naungan KOI," kata Irwan.

"Yang pasti kita siapkan di tingkat pusat dulu. Kan kalau untuk di daerah sebenarnya bikin organisasi baru PBFI tidak sulit lagi karena PABBSI di daerah-daerah itu kan sudah ada. Tinggal lagi nanti siapa yang akan ditunjuk jadi pengurus," kata Irwan.

Karena itu, lanjut Irwan, PBFI sendiri bakal minta kepastian terkait keikut-sertaan binaraga Indonesia di SEA GAMES Hanoi nanti. Jika dipastikan ikut maka PBFI harus menyiapkan diri, baik dari segi legalitas maupun atlet.

Khusus persiapan atlet, kata Irwan Alwi, ia berharap ada gelaran atau even sebagai ajang uji coba. Sebab jika harus menunggu lama atau tahun depan jelang pertandingan resmi, maka ia meyakini hasilnya tidak akan maksimal.

"Saya juga mau kasih contoh, kalau cabor lain ada pelatnas di Jakarta, bagaimana ke depan pelatnas juga ada di daerah. Misalnya Bengkulu. Bukan karena saya dari Bengkulu. Tapi ini bisa memberi motivasi lebih kepada daerah agar menumbuhkan bibit-bibit atlet baru," tandas Irwan Alwi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00