Pengurus ESI Kabupaten dan Kota se-Provinsi Bengkulu Dilantik

KBRN, Bengkulu : Pengurus Provinsi (Pengprov) Esports Indonesia (ESI) tingkat kabupaten dan kota se Provinsi Bengkulu masa bakti 2020-2024, secara resmi telah dilantik pada Kamis, (1/4/2021), malam.

Pelantikan dilaksanakan Ketua Pengprov ESI Bengkulu Pambudi Cahyo Widodo, bertempat di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu ini, dengan disaksikan langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bengkulu Sanuludin, Forkopimda, Dinas Pariwisata Provinsi, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi, serta klub dan komunitas Esport Bengkulu

Ketua Pengprov ESI Provinsi Bengkulu Pambudi Cahyo Widodo mengatakan, Esports merupakan olahraga yang unik dan berbeda dengan lainnya. Mengingat olahraga ini, dapat dimainkan dimana saja serta dalam posisi apa saja.

Oleh karena itu Pambudi berharap, cabor yang sebelumnya memang banyak pertanyaan muncul, apakah game online ini masuk cabang olahraga atau tidak ini, telah masuk dalam KONI, dapat semakin berkembang dan digemari khususnya generasi milenial di Bengkulu, sehingga nantinya bisa membawa harum nama Bengkulu ke kancah nasional hingga internasional.

“Esports ini merupakan salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan untuk kemajuan milenial, dan jika berprestasi bisa membawa nama baik daerah ke luar. Terlebih, game online ini jika ditekuni secara baik dan mendapatkan atlit berpotensi berprestasi, juga bisa menghasilkan peluang bisnis yang nilainya tidak sedikit,” ajaknya.   

Selain itu Pambudi juga mengajak, Pemerintah Daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk berkolaborasi. Lantaran cabor Esports ini, disamping bisa membawa misi keolahragaan juga kebudayaan dan pariwisata. Seperti, atlit Esports ketika bertanding ke daerah lain, dengan memakai baju bergambarkan bunga Rafflesia ataupun Batik Besurek Bengkulu.

“Dengan membawa misi kedaerahan itu, disamping memotivasi atlit bertanding, juga akan mempromosikan daerah ke luar. Makanya, Esports sebagai cabor baru di Bengkulu, meminta suport penuh dari Pemda. Apalagi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun ini, Esports akan turun dalam cabang eksebisi, dengan target medali emas untuk Bengkulu,” jelasnya.

Senada dengan itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengharapkan, dengan hadirnya cabor baru ini, tujuan akhirnya adalah prestasi. Sedangkan kunci untuk meraihnya, diperlukan kesungguhan dan kedisiplinan, sembari terus berlatih dengan sungguh-sungguh.

Kemudian, sektor olahraga tidak akan bisa berkembang dengan baik, tanpa adanya ilmu pengetahuan dan teknologi, serta di dukung industri.  Untuk itu, kehadiran Esports atau game online yang selama ini dikonotasikan negatif, bisa dinarasikan secara benar terutama kepada generasi muda, dan tetap didampingi orang tua.

“Saya menyakini, cabor sungguh-sungguh akan bisa melahirkan prestasi. Belum lagi juga cabor Esports ini menjanjikan, karena bisa menjadi peluang bisnis baru,” terangnya.

Dibagian lain, Pelaksana tugas (Plt) Ketua KONI Provinsi Bengkulu Sanuludin menambahkan, dengan masuknya cabor Esports ke dalam KONI, total yang terdaftar se Provinsi Bengkulu sebanyak 60 cabor. Apalagi pada PON kali ini akan mempertandingkan di cabang eksebisi, dan berikutnya baru dipertandingkan secara resmi.

“Dengan di undang dan ikut bertanding atlit Esports dari Bengkulu dalam PON, bisa berprestasi, sehingga di PON berikutnya, cabor ini menjadi pertimbangan KONI dalam torehan prestasi bagi Bengkulu nantinya,” demikian Sanuludin.

Untuk diketahui, Ketua ESI Kabupaten dan Kota terlantik, yaitu, Ketua ESI Kota Bengkulu Revolusi, Ketua ESI Kabupaten Rejang Lebong Suwandi Tanaka, Ketua ESI Kabupaten Bengkulu Selatan Gerry Duta.

Lalu Ketua ESI Kabupaten Lebong Hendela, Ketua ESI Kabupaten Seluma Erlin Marfiansyah, Ketua ESI Kabupaten Mukomuko Musadin, Ketua ESI Kabupaten Kaur Despan Hariadi. Kemudian, Ketua ESI Kabupaten Kepahiang Panca Darmawan, Ketua ESI Kabupaten Bengkulu Utara Anggi Ferliandana dan Ketua ESI Kabupaten Bengkulu Tengah Doni Erian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00