Sejahterakan PNS dan Pajak Kendaraan Gratis, Program Unggulan Teratas Hasil Polling PRC

KBRN, Bengkulu : Panji Research and Colnsulting (PRC) merilis hasil polling yang dilakukan secara online kepada masyarakat Bengkulu, terhadap rencana program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih, Rohidin Mersyah-Rosjonsyah, pemberian tunjangan daerah, peningkatan uang makan dan TPP bagi ASN dan honorer menempati urutan tertinggi sebesar 13,6 persen.

Setelah itu disusul, program kerja yang ditawarkan dalam kampanye Pilkada lalu, pembebasan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 10,5 persen. Lalu, peningkatan dan penyeragaman penghasilan tetap kepala desa, perangkat desa dan BPD sebesar 9,2 persen.

Kemudian, menjaga stabilitas dan meningkatkan harga komoditas perkebunan, terutama karet, kopi dan sawit sebesar 8,8 persen, dan SPP gratis bagi siswa SMA/SMK dan SLB serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi sebesar 8,2 persen.

“Itu lima rencana program prioritas kluster pertama dari 18 program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih. Dalam polling yang dilakukan melalui media sosial (Facebook, WA, Instagram, Tweeter), dengan melibatkan peran serta 3.873 orang, yang dilakukan selama 7 hari dan ditutup pada Sabtu, 27 Februari lalu. Pembaca diberikan kesempatan memilih lima program unggulan, dan menentukan masa depannya,” ujar Panji dalam keterangan persnya di sekretariat PRC Bengkulu.

Menurut Panji, untuk lima program prioritas kluster kedua, membeli dan menampung produk pertanian denan harga yang layak dan pembuatan gudang sebesar 6,3 persen. Selanjutnya industri kreatif 5,9 persen, Kartu Bengkulu Sejahtera 5,3 persen. Seterusnya, peningkatan dan penyeragaman honor imam, khatib dan bilal serta pimpinan rumah ibadah lainnya sebesar 4,9 persen dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani sebesar 4,7 persen.

“Sebelumnya diperkirakan program unggulan Kartu Bengkulu Sejahtera akan berada posisi teratas yang diinginkan masyarakat, tapi ternyata pemberian tunjangan kepada ASN. Itu kemungkinan karena yang mengikuti polling mayoritas abdi negara,” terangnya pada Minggu, (28/2/2021).

Selain itu untuk klaster ketiga dari program unggulan, Panji menyebutkan, soal listrik gratis bagi rumah tangga sebesar 4,3 persen, peningkatan kesejahteraan guru PAUD dan TK sebesar 3,7 persen, pengadaan alsintan gratis untuk petani sebesar 3 persen.

Lalu pemberian gas 3 Kg untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebesar 2,9 persen, dan membangun pelabuhan perikanan, pabrik es dan pemberian izin usaha perikanan serta pembelian alat tangkap gratis sebesar 2,6 persen.

“Untuk beberapa pilihan masyarakat gas gratis dan pembelian alat tangkap serta listrik gratis, tentu harus dilengkapi data-data yang berhak menerimanya,” katanya.   

Lebih lanjut untuk prioritas kluster keempat atau terkecil yang diunggulkan masyarakat, ditambahkan, pembangunan stadion sebagai salah satu fasilitas olahraga di setiap kecamatan sebesar 2,5 persen.

Disusul, program penurunan status kawasan hutan menjadi kawasan hutan sosial kemasyarakatan dan hutan adat dengan polling sebesar 1,9 persen. Dan terakhir, program membangun kebebasan pers, perlindungan hukum dan peningkatan kompetensi wartawan sebesar 1,5 persen.

“Program-program prioritas tersebut pada hakikatnya merefleksi APBD untuk rakyat. Ini sebagai konsekuensi dari program yang berbasis demand driven (atas kebutuhan dan bukan atas keinginan). Makanya program-program itu harus dikawal agar masuk dalam RPJMD tahun 2021-2026, sehingga dapat diimplementasikan sesuai dengan visi dan misi duet Rohidin Mersyah-Rosjonsyah,” tutup Panji.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00