Pemkot dan Polres Bedah Rumah Warga Kota

BENGKULU, KBRN: Dihadapan Kapolres dan Wakil Wali Kota Bengkulu, Senin (12/10), pasangan suami istri Harmaizi dan Rita tak kuasa menahan tangis. Pasalnya, rumah mereka di Kelurahan Kampung Bali, persisnya di depan SMA 6 dekat eks pabrik es, akan dibedah atau diperbaiki agar menjadi lebih layak huni.

Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak usai melakukan peletakan batu pertama menjelaskan bahwa aksi sosial bedah rumah itu merupakan salah satu program Yayasan Polres Bengkulu Peduli.

"Bedah rumah Pak Harmaizi dan Ibu Rita ini terlaksana berkat kerja sama Yayasan Polres Bengkulu Peduli dengan Pemerintah Kota Bengkulu, BAZNAS, dan Angkatan 2000 Dikmaba Polri," papar Pahala.

Pahala menambahkan, aksi sosial Polres Bengkulu sudah beberapa kali dilaksanakan. Yayasan Polres Bengkulu Peduli, kata dia, memang bergerak di bidang sosial. "Kita membantu siapa saja tanpa melihat latar belakang. Siapa yang layak dibantu, dibantu," imbuhnya.

Sementara Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, program bedah rumah bersama Polres Bengkulu itu menyasar rumah masyarakat yang tidak layak huni. Seperti rumah Harmaizi yang masih berlantai tanah.

"Namanya bedah rumah, rumahnya kita sulap, sehingga nanti kita datang lagi kemarin untuk meresmikan. Tadi kita saksikan lantai tanah dan kondisi kurang sehat," jelasnya.

Dedy menambahkan, bedah rumah ini juga merupakan wujud kolaborasi dan kerja sama Polres dan Pemkota dan semua pihak yang peduli.

"Bedah rumah ini dimotori oleh DTTDSME 2000 dan Satpolwan Milenial 2004. Kita lihat tadi yang punya rumah menangis terharu karena ada yang peduli. Siapa yang peduli? Kita semua: warga sekitar, pemerintah dan kepolisian. Jangan ada masyarakat yang tidak bahagia hanya karena rumah tidak layak huni," papar Dedy.

Selain bedah rumah, lanjut Dedy, kerja sama dan kolaborasi itu juga membantu modal usaha bagi penjual jamu gendong. Ada sekitar 20 ibu-ibu penjual jamu gendong dan masing-masing menerima bantuan modal usaha Rp 350 ribu.

"Bantuan ini dari BAZNAS. Jadi kalau kita bersama-sama kita bisa, bersama kita bisa," tutup Dedy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00