Penanganan Covid-19, Bengkulu Dapat Kuota Tambahan Bantuan

KBRN, Bengkulu : Dalam penanganan dampak Covid-19 aspek sosial ekonomi, Bengkulu mendapatkan kuota tambahan bantuan dari Pemerintah.

Hal itu terungkap dari rapat koordinasi (rakor) evaluasi percepatan penanganan Covid-19 lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Bengkulu, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh Gubernur se-Indonesia, prihal penanganan kesehatan dan sosial ekonomi dampak Covid-19.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyatakan, tambahan bantuan di aspek sosial ekonomi untuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan Pangan Non Tunai dan Kartu Prakerja.

Apalagi untuk datanya sudah ditindaklanjuti oleh OPD teknis.

“Dalam 3 hari kedepan juga insentif tenaga kesehatan akan dibayarkan," ujar Gubernur pada Rabu, (2/9/2020).

Selain itu terkait penanganan aspek kesehatan, menurut Gubernur, akan dilaksanakan rakor bersama seluruh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota serta Forkopimda.

Hal tersebut dilakukan, mengingat positif rate Covid-19 di Bengkulu, meski di bawah rata-rata nasional, namun angka kematian akibat virus ini masih terbilang tinggi. Apalagi untuk kasus kematian juga bertambah hingga 2 September tercatat sebanyak 26 kasus, dan 21 kasus diantaranya memiliki penyakit bawaan yang sangat kronis.

"Dengan demikian hanya 1 persen pasien yang meninggal dunia, murni akibat Covid-19 di Bengkulu. Ini lah salah satu yang akan kita bahas bersama nantinya," pungkas Rohidin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00