Penyedian KUR Mampu Tanggulangi Masalah Pertanian dan Perikanan

KBRN, Bengkulu : Sektor perikanan dan pertanian merupakan sektor yang sangat penting dan sangat strategis. 

Kedua sektor tersebut bukan hanya menjadi penyedia bahan pangan bagi 260 juta lebih penduduk Indonesia, tetapi juga mampu menampung tenaga kerja yang besar dan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, serta menekan angka kemiskinan.

Ketika menyikapi hal tersebut, Anggota Komite II DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief mengaku, memiliki tiga catatan terkait kedua sektor tersebut. 

Pertama, pemerintah daerah menyoal fokus perhatian yang selama ini hanya tertuju pada upaya peningkatan produksi pertanian dan perikanan di on-farm dan tidak pernah menyentuh _off-farm,_ terutama pasca produksi.

“Petani dan nelayan perlu keluar dari aktivitas _on-farm_ menuju ke _off-farm_ dengan memberikan nilai tambah aktivitas usaha tani dan perikanannya melalui pengolahan produk pertanian dan perikanan maupun pengembangan usaha berbasis pertanian dan perikanan,” ujar Riri Damayanti kepada media, Kamis (12/12/2019).

Kedua, menurut Riri, untuk masuk ke _off-farm_ para petani dan nelayan perlu skema pembiayaan dan juga mendapatkan pendampingan. Bahkan dari sisi pembiayaan, lanjut Senator Muda ini, pemerintah perlu menyediakan skema kredit usaha rakyat (KUR).

“Kredit usaha rakyat ini mampu menanggulangi masalah pertanian dan perikanan yang selama ini masih membutuhkan biaya untuk meningkatkan produksi. Akan tetapi, kredit usaha rakyat ini harus diikuti dengan pendampingan, baik dalam pengelolaan keuangan, membuat kemasan yang baik, packaging yang baik, branding yang baik, dan juga marketing yang baik,” papar Senator Bengkulu ini. 

Ketiga, Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI ini juga mengatakan, pembangunan dan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, hingga nelayan yang selama ini bergerak dalam skala ekonomi kecil untuk bergabung dan berkolaborasi dalam kelompok yang memiliki jaringan luas. Dengan demikian, mereka akan memiliki nilai skala ekonomi yang besar pula.

“Sehingga, petani dan nelayan bisa lebih efektif dalam mendapatkan bahan baku, mengakses modal kerja dan investasi, dan melakukan upaya untuk memasarkan produk mereka agar bisa masuk ke pasar daerah atau bahkan nasional,” demikian Riri Damayanti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00